Tantangan Ekstrem di Banyuwangi: Masak 15 Menit Cuma Modal Colok ke Mobil DFSK E5 Plus!
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

PT Sokonindo Automobile menguji fitur vehicle-to-load (V2L) pada DFSK E5 Plus di Banyuwangi. Dalam tantangan 15 menit, peserta media harus memasak dengan peralatan listrik yang dihubungkan langsung ke baterai kendaraan. Daya V2L mencapai 3,3 kW, cukup untuk menjalankan peralatan rumah tangga berdaya sedang seperti penanak nasi dan kompor listrik. Difi Driyana dari Sokonindo menyatakan V2L memungkinkan E5 Plus menjadi sumber energi portabel selain menggerakkan kendaraan. Teknologi ini diuji pada hari ketiga DFSK E5 Plus Indonesia Media Journey di Vila So Long. Tantangan ini dirancang untuk memperlihatkan manfaat nyata V2L dalam aktivitas sehari-hari perjalanan. Hasil menunjukkan potensi energi baterai yang dapat dialirkan keluar untuk keperluan listrik di luar kendaraan. Penumpang tidak lagi sekadar menggunakan kendaraan untuk tempat berkumpul, tetapi baterai dapat menjadi sumber listrik portable. Teknologi ini menunjukkan energi yang tersimpan dalam baterai dapat dialirkan keluar untuk menyalakan peralatan listrik mulai dari alat masak hingga perangkat elektronik. Fitur vehicle-to-load atau V2L yang memungkinkan baterai kendaraan berfungsi sebagai sumber listrik portabel. Dalam kegiatan tersebut peserta dari kalangan media dan pegiat media sosial ditantang menyiapkan makanan hanya dalam waktu 15 menit dengan seluruh peralatan listrik terhubung ke E5 Plus. Difi Driyana Product Expert PT Sokonindo Automobile mengatakan format sederhana ini sengaja dipilih agar teknologi V2L dapat dipahami melalui pengalaman langsung. Bagi kami teknologi akan menjadi lebih berarti ketika dapat dirasakan manfaatnya dalam kehidupan sehari-hari. Melalui V2L E5 Plus tidak hanya membawa energi untuk menggerakkan kendaraan tetapi juga dapat menjadi sumber energi untuk berbagai aktivitas di perjalanan. Kemampuan ini diperagakan PT Sokonindo Automobile agen pemegang merek DFSK di Indonesia pada hari ketiga rangkaian DFSK E5 Plus Indonesia Media Journey di Vila So Long Banyuwangi Rabu 23 September 2026. Daya keluaran V2L mencapai 3, kaki phi listrik berukuran kecil atau proyektor. Pada DFSK E5 Plus daya keluaran V2L mencapai 3, kW. Kapasitas tersebut memadai untuk mengoperasikan peralatan rumah tangga berdaya sedang seperti penanak nasi kompor listrik berukuran kecil atau proyektor.
Bagikan
Berita terkait
PIS Dorong Nelayan Bali Gunakan Energi Bersih, Hemat Biaya Operasional
SINDOnews · 24 September 2026 pukul 20.33
Biaya Melaut Turun, Kapal Listrik PIS Ubah Ekonomi Nelayan Kelan Bali
Warta Ekonomi · 24 September 2026 pukul 19.00
Saat Kapal Listrik Masuk Desa, Nelayan Bisa Melaut dengan Lebih Hemat
CNBC Indonesia · 23 September 2026 pukul 20.35
Marugame Udon Kaliurang Gunakan CNG, Gagas Perkuat Layanan Energi untuk Pelanggan Usaha
JawaPos · 23 September 2026 pukul 16.32