TAP Untuk Negeri Buka Akses Pasar Madu Kelulut UMKM Muara Lesan
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Madu kelulut, yang dihasilkan oleh lebah Trigona spp., memiliki nilai ekonomi dan manfaat kesehatan berkat kandungan antioksidan, flavonoid, dan senyawa fenolik yang dapat membantu menjaga daya tahan tubuh, mengurangi peradangan, serta mendukung kesehatan pencernaan dan penyembuhan luka. Budidaya lebah kelulut juga berperan menjaga keseimbangan ekosistem sebagai penyerbuk alami, mendukung kelestarian hutan dan keanekaragaman hayati.
Potensi ini dikembangkan masyarakat Kampung Muara Lesan melalui Program Desa Makmur Peduli Api (DMPA) yang dijalankan PT Anugerah Agung Prima Abadi (AAPA), anak usaha PT Triputra Agro Persada Tbk. Program ini bertujuan pemberdayaan masyarakat dengan usaha berbasis potensi lokal sejalan pelestarian lingkungan, termasuk pencegahan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) dengan menciptakan sumber penghidupan berkelanjutan dari hutan.
TAP Untuk Negeri membuka akses pasar madu kelulut melalui koperasi karyawan AAPA, dengan produk tersedia dalam kemasan 75 ml dan 100 ml untuk dibeli karyawan maupun masyarakat. Ini memberikan kepastian pasar dan meningkatkan pendapatan masyarakat, sebagaimana disampaikan Ketua Kelompok Madu Kelulut Muara Lesan, Lasiman, yang menyebutkan tantangan utama sebelumnya adalah pemasaran. Inisiatif ini sejalan upaya pemerintah mendorong pengembangan UMKM berbasis potensi lokal untuk menjaga perekonomian nasional di tengah ketidakpastian ekonomi global.
Bagikan
Berita terkait
Kondisi UMKM RI: Modal Makin Mudah, Akses Pasar Masih Mampet
Liputan6.com · 11 Agustus 2026 pukul 11.30
BI Gratiskan Biaya QRIS buat Semua Merchant Usaha Mikro per 1 Oktober 2026
SINDOnews · 17 Agustus 2026 pukul 20.52
Ribuan UMKM Makanan Dilibatkan untuk Rangkaian HUT RI di Istana-Monas
Detik.com · 17 Agustus 2026 pukul 20.38
Warga Ramai-ramai Padati Kawasan Monas di Perayaan Malam Merdeka
Detik.com · 17 Agustus 2026 pukul 20.12