Teknologi Hijau dan Kuda Lumping Perkuat Ekonomi Desa Wisata Ngampungan Jombang
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Desa Ngampungan, Jombang, Jawa Timur, mengembangkan desa wisata melalui Program Pemberdayaan Desa Binaan (PDB) yang telah memasuki tahun kedua pada 2026. Program ini didanai melalui hibah Direktorat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (DPPM) Kemendiktisaintek dan dilaksanakan melalui kolaborasi dosen Universitas Dr. Soetomo (Unitomo) Surabaya, Universitas Tribhuwana Tunggadewi (Unitri) Malang, Pemerintah Desa Ngampungan, Pokdarwis Pandansili, dan kelompok PKK desa.
Tiga jalur pengembangan menjadi fokus program: diversifikasi produk air mineral, penguatan UMKM kelompok PKK, dan pelestarian kesenian kuda lumping sebagai daya tarik wisata. Pada tahun pertama, Pokdarwis Pandansili mendapatkan dukungan mesin produksi air mineral dengan teknologi membran reverse osmosis (RO) dan ultraviolet (UV) untuk mengemas air dalam botol 500 mililiter. Pada tahun kedua, kapasitas diperluas dengan mesin filling cup sealing satu lini untuk mengemas air minum dalam kemasan gelas 220 mililiter.
Program ini bertujuan memperkuat fondasi kemandirian ekonomi Desa Ngampungan sehingga dapat menjadi desa mandiri yang berkelanjutan di Kabupaten Jombang. Kolaborasi antara akademisi, pemerintah desa, Pokdarwis, dan kelompok PKK diharapkan menciptakan sumber ekonomi baru yang menghubungkan pariwisata, produksi air mineral, UMKM, dan kesenian tradisional.
Bagikan
Berita terkait
600 Ribu Porsi Kuliner Gratis Ramaikan Pesta Rakyat HUT ke-81 RI di Monas
Media Indonesia · 17 Agustus 2026 pukul 06.30
Pesta Rakyat HUT ke-81 RI di Monas Hadirkan 600 Ribu Porsi Kuliner Gratis dari 1.200 UMKM
Media Indonesia · 17 Agustus 2026 pukul 06.07
UMKM DKI siapkan 600 ribu porsi kuliner gratis saat Pesta Rakyat
ANTARA News · 17 Agustus 2026 pukul 05.42
Festival Kota Tua 2026 Perkuat Harmoni Multi-Etnis dan Gerakkan Ekonomi Kota Padang
Media Indonesia · 16 Agustus 2026 pukul 22.00