Teknologi Kampus Siap Atasi Masalah Sampah Jakarta
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9312065/original/061809600_1785478736-ChatGPT_Image_31_Jul_2026__12.01.37.jpg)
Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Brian Yuliarto mendorong Pemprov DKI Jakarta menerapkan teknologi pengolahan sampah hasil riset perguruan tinggi. Beberapa solusi yang siap diterapkan antara lain biodigester, komposting, dan hydrothermal carbonization (HTC). Brian menekankan bahwa kunci efektivitas pengolahan sampah terletak pada pemilahan langsung dari sumbernya. Penguatan fasilitas pengolahan berbasis wilayah dinilai efektif meningkatkan efisiensi sekaligus memangkas biaya transportasi sampah.
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menyatakan peralihan paradigma pengelolaan sampah di Jakarta dari pola konvensional 'angkut-buang' menuju sistem 'pilah-angkut-olah'. Pemprov DKI memperkuat fasilitas pengolahan lewat optimalisasi TPS 3R, peningkatan produksi Refuse Derived Fuel (RDF), serta pembangunan pembangkit listrik berbasis sampah. Pemprov DKI membuka ruang kolaborasi dengan perguruan tinggi, BUMN, dan swasta untuk mengembangkan model pengolahan sampah yang telah terbukti pada proyek percontohan.
Bagikan
Berita terkait
Zulhas Optimistis Pengolahan Sampah RI Bisa Diselesaikan Secara Tuntas
Detik.com · 21 September 2026 pukul 17.02
Zulhas Sederhanakan Prosedur Pengolahan Sampah: Perintah Presiden
Detik.com · 21 September 2026 pukul 16.48
DPRD DKI Apresiasi Kebijakan Pramono Tutup Tempat Pembuangan Sampah Ilegal di Jakarta
JPNN.com · 21 September 2026 pukul 16.27
Terungkap! Begini Cara Bappenas Rancang Kebijakan Buat Daerah
CNBC Indonesia · 21 September 2026 pukul 12.30