Teknologi Kampus Siap Atasi Masalah Sampah Jakarta
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9312065/original/061809600_1785478736-ChatGPT_Image_31_Jul_2026__12.01.37.jpg)
Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Brian Yuliarto mendorong Pemprov DKI Jakarta menerapkan teknologi pengolahan sampah hasil riset perguruan tinggi. Beberapa solusi yang siap diterapkan antara lain biodigester, komposting, dan hydrothermal carbonization (HTC). Brian menekankan bahwa kunci efektivitas pengolahan sampah terletak pada pemilahan langsung dari sumbernya. Penguatan fasilitas pengolahan berbasis wilayah dinilai efektif meningkatkan efisiensi sekaligus memangkas biaya transportasi sampah.
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menyatakan peralihan paradigma pengelolaan sampah di Jakarta dari pola konvensional 'angkut-buang' menuju sistem 'pilah-angkut-olah'. Pemprov DKI memperkuat fasilitas pengolahan lewat optimalisasi TPS 3R, peningkatan produksi Refuse Derived Fuel (RDF), serta pembangunan pembangkit listrik berbasis sampah. Pemprov DKI membuka ruang kolaborasi dengan perguruan tinggi, BUMN, dan swasta untuk mengembangkan model pengolahan sampah yang telah terbukti pada proyek percontohan.
Bagikan
Berita terkait
Dukung Langkah Pemerintah, Motor Listrik VinFast Dijamin Lebih Ekonomis dan Ramah di Kantong
Warta Ekonomi · 15 Agustus 2026 pukul 14.56
Proyek PSEL di Yogyakarta Bakal Serap 1.000 Tenaga Kerja
Liputan6.com · 11 Agustus 2026 pukul 21.30
Kemenko Polkam, BSSN & Telkom Perkuat Kolaborasi Nasional Hadapi Ancaman Era Komputasi Kuantum
JPNN.com · 11 Agustus 2026 pukul 14.14
FOTO: Pilah Sampah Jakarta Tembus 23 Persen
CNN Indonesia · 10 Agustus 2026 pukul 16.34