Temuan Botol Miras dan Parkir Liar Rp10 Ribu di Kalijodo, Pramono: Kita Tertibkan
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung memerintahkan penertiban di kawasan Kalijodo, Jakarta Barat, setelah adanya temuan praktik pungli Rp10.000 dan keberadaan botol minuman keras di lokasi yang seharusnya menjadi ruang publik. Penertiban dilakukan oleh Dinas Pertamanan dan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) DKI Jakarta. Pramono memastikan proses pembersihan sudah dilakukan sejak instruksi diberikan dan kondisi di lapangan sudah lebih tertib.
Selain penertiban jangka pendek, Pramono juga menyuruh renovasi menyeluruh terhadap kawasan Kalijodo. Ia menilai kawasan tersebut sebagai warisan penting dari era Gubernur Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) yang layak dipertahankan dan ditingkatkan. Renovasi bertujuan mengembalikan fungsi Kalijodo sebagai ruang terbuka hijau dan ruang publik yang optimal bagi warga.
Kawasan Kalijodo sebelumnya merupakan area lokalisasi yang diubah menjadi Ruang Publik Terpadu Ramah Anak (RPTRA) dan Ruang Terbuka Hijau (RTH) pada 2017. Upaya renovasi diharapkan mengembalikan marwah kawasan tersebut sebagai destinasi wisata keluarga dan olahraga yang aman dan nyaman.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Liputan6.com · 17 September 2026 pukul 14.18
Pramono Buka Suara soal Temuan Botol Miras dan Pungli di Kalijodo
Detik.com · 18 September 2026 pukul 06.57
Heboh Botol Miras dan Pungli Parkir di Kalijodo
kumparan · 17 September 2026 pukul 16.23
Ada Botol Miras hingga Pungli Rp 10 Ribu di Kalijodo, Pramono Minta Ditertibkan
Detik.com · 17 September 2026 pukul 12.46
Viral Botol Miras dan Pungli di Kalijodo, Pramono Perintahkan Segera Tertibkan
Berita terkait
Viral Tindakan Pungli dan Temuan Botol Miras di Taman Kalijodo, Pramono Siapkan Renovasi
Warta Ekonomi · 17 September 2026 pukul 12.03
Satpol PP Cek Pungli di Kalijodo, Larang Kenakan Tarif untuk Parkir Motor
Detik.com · 17 September 2026 pukul 15.32
Pramono Bantah Jakarta Barat 'Dianaktirikan': Ada Flyover Latumenten hingga MRT
kumparan · 20 Agustus 2026 pukul 15.46
Kemenko Infra Respons Pramono, Pastikan Giant Sea Wall Jakarta Jadi Prioritas
Detik.com · 18 September 2026 pukul 09.10