Tercekik Blokade Laut, Iran Ancam Serang Kepentingan Ekonomi Amerika
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Sekretaris Dewan Keamanan Nasional Iran, Mohsen Rezaei, mengancam akan menargetkan kepentingan ekonomi AS secara menyeluruh jika blokade maritim terus berlanjut. Iran telah mematahkan blokade maritim selama gencatan senjata, mengekspor 70-80 juta barel minyak dan menjualnya pada tingkat sebelum sanksi. Rezaei juga menyatakan Beirut dan wilayah pinggiran selatanya sebagai 'garis merah', serta mengancam Israel akan dipaksa menarik diri dari wilayah di Lebanon.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Detik.com · 28 Agustus 2026 pukul 15.21
Trump Klaim Pegang Kendali Selat Hormuz, Jutaan Barel Minyak Melintas
SINDOnews · 28 Agustus 2026 pukul 08.02
AS Tolak Hidupkan Kembali Kesepakatan Iran, Harga Minyak Dunia Langsung Mendidih 2%
CNBC Indonesia · 28 Agustus 2026 pukul 14.00
Breaking: Iran Umumkan Syarat Mutlak Buka Selat Hormuz ke AS
CNN Indonesia · 27 Agustus 2026 pukul 10.14
Harga Minyak Turun 4 Hari Beruntun, Pasar Tunggu Hasil Diplomasi Iran
Berita terkait
Iran Tetap Ekspor Minyak Meski AS Melakukan Blokade Laut
JPNN.com · 28 Agustus 2026 pukul 08.15
Harga Minyak Anjlok Setelah AS Ancam Menerapkan Sanksi Global ke Iran
Liputan6.com · 25 Agustus 2026 pukul 08.32
Harga Minyak Anjlok Setelah AS Menerapkan Sanksi Global ke Iran
Liputan6.com · 25 Agustus 2026 pukul 08.05
China Tak akan Tunduk pada Tekanan AS untuk Berhenti Beli Minyak Iran
SINDOnews · 21 Agustus 2026 pukul 19.31