Terdampak kemarau, sejumlah warga di Grobogan manfaatkan air belik
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Sejumlah warga di Dusun Ngedat, Desa Ketro, Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah, terpaksa mengambil air dari belik (lubang kecil) yang dibuat di dasar sungai yang mengering akibat musim kemarau. Kondisi ini sudah berlangsung selama tiga bulan terakhir, membuat warga kesulitan mendapatkan air bersih.
Air dari belik dimanfaatkan untuk kebutuhan mencuci, mandi, memenuhi usaha jasa cuci pakaian, serta memberi minum ternak. Untuk kebutuhan konsumsi sehari-hari, warga masih harus membeli air. Keterbatasan sumber air bersih ini memaksa warga mencari alternatif guna memenuhi aktivitas dan kebutuhan dasar mereka selama masa kemarau.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
CNN Indonesia · 14 Agustus 2026 pukul 14.16
BMKG Beri Peringatan Daerah Potensi Kekeringan Parah Agustus 2026
CNN Indonesia · 13 Agustus 2026 pukul 22.00
FOTO: Krisis Air Bersih Akibat Kemarau di Grobogan
CNBC Indonesia · 13 Agustus 2026 pukul 11.55
Pantas Panas Mendidih, BMKG Konfirmasi El Nino Saat Ini Sangat Kuat
Berita terkait
Kekeringan di Banjarnegara Meluas, BPBD Salurakan 3,19 Juta Liter Air
JPNN.com · 10 Agustus 2026 pukul 07.24
FOTO: Karhutla dan Kekeringan Landa Boyolali Imbas Kemarau
CNN Indonesia · 6 Agustus 2026 pukul 21.00
Hujan Buatan Jadi Harapan saat Kemarau Berkepanjangan
Detik.com · 5 Agustus 2026 pukul 21.13
Dampak Kekeringan Meluas, 13 Kecamatan di Tangerang Krisis Air Bersih
CNN Indonesia · 5 Agustus 2026 pukul 14.13