Terdampar di Ceuta, Ribuan Anak Rentan Jadi Korban Kekerasan
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Pada awal Agustus, sekitar 80.000 orang menyeberangi perbatasan Spanyol dari Maroko ke Ceuta, dengan perkiraan 3.000 hingga 5.000 di antaranya adalah anak-anak tanpa pendamping. Di Ceuta, banyak anak-anak terpaksa tinggal di jalanan karena fasilitas penampungan yang sudah penuh. Mereka tinggal di tenda-tenda darurat, sebagian dari kardus, dan keadaannya sangat sulit. Amina, gadis 14 tahun dari Maroko, mengaku tidak punya akses ke fasilitas toilet yang layak dan harus buang air di semak-semak. Ia juga mengungkapkan ketakutan untuk pergi sendirian akibat risiko kekerasan.
Bagikan
Berita terkait
Spanyol perketat pemeriksaan perbatasan bagi pelancong Italia
ANTARA News · 8 Agustus 2026 pukul 13.29
Serbuan Migran Ceuta, Tanggung Jawab Siapa?
Detik.com · 6 Agustus 2026 pukul 15.57
Pemerintah Maroko Bantah Tuduhan Terkait Gelombang Migran ke Ceuta
Detik.com · 4 Agustus 2026 pukul 10.09
Spanyol Ungkap Lebih dari 48.300 Migran Kembali ke Maroko dari Ceuta
SINDOnews · 1 Agustus 2026 pukul 09.29