Jakarta · Rabu, 19 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Terdampar di Ceuta, Ribuan Anak Rentan Jadi Korban Kekerasan

Pada awal Agustus, sekitar 80.000 orang menyeberangi perbatasan Spanyol dari Maroko ke Ceuta, dengan perkiraan 3.000 hingga 5.000 di antaranya adalah anak-anak tanpa pendamping. Di Ceuta, banyak anak-anak terpaksa tinggal di jalanan karena fasilitas penampungan yang sudah penuh. Mereka tinggal di tenda-tenda darurat, sebagian dari kardus, dan keadaannya sangat sulit. Amina, gadis 14 tahun dari Maroko, mengaku tidak punya akses ke fasilitas toilet yang layak dan harus buang air di semak-semak. Ia juga mengungkapkan ketakutan untuk pergi sendirian akibat risiko kekerasan.

Berita terkait