Tergiur Behel Murah? Dokter Gigi UMY Ingatkan Risiko Pemasangan Sembarangan
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Pemasangan behel atau kawat gigi dengan harga murah oleh tenaga nonprofesional berisiko tinggi bagi kesehatan gigi dan mulut. Dokter gigi ortodonti FKG UMY, drg. Puspitarini Nindya Wardana, menyatakan behel merupakan alat medis bukan aksesori. Pemasangan sembarangan tanpa pemeriksaan dapat menyebabkan pergerakan gigi tidak terkontrol, tekanan ortodonti tidak sesuai yang berdampak pada jaringan penyangga gigi, serta risiko infeksi akibat alat tidak steril. Dengan prevalensi maloklusi gigi mencapai 80% di Indonesia, kebutuhan layanan ortodonti terpercaya sangat mendesak. Masyarakat disarankan berkonsultasi dengan dokter gigi dan menjalani pemeriksaan radiografi sebelum pemasangan.
Bagikan
Berita terkait
Stres dan Diet Tinggi Protein Bisa Memicu Bau Mulut, Ini Penyebabnya
JPNN.com · 26 Agustus 2026 pukul 13.58
4 Manfaat Teh Hijau yang Bikin Kaget
JPNN.com · 17 Agustus 2026 pukul 08.47
Sambut HUT RI, SMART Dental Ajak Masyarakat Merdeka Tersenyum
JPNN.com · 13 Agustus 2026 pukul 00.08
Margin Fee Ekspor Berpotensi Tekan Harga TBS, SPKS Minta Pemerintah Lindungi Petani
JPNN.com · 30 Agustus 2026 pukul 00.10