Terjaring OTT, Rektor Unsoed Tak Hadiri Acara KPK
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Rektor Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed), Akhmad Sodiq, tidak hadir dalam Forum Penguatan Integritas Ekosistem Perguruan Tinggi Negeri (PIEPTN) yang diselenggarakan KPK pada 19-20 Agustus 2026 karena terjaring Operasi Tangkap Tangan (OTT) dugaan pemerasan dan gratifikasi dalam penerimaan mahasiswa baru. KPK berhasil menangkap 14 orang dalam operasi ini, dengan 12 ditangkap di Purwokerto dan dua di Jakarta, termasuk Rektor Unsoed yang langsung dibawa ke Gedung Merah Putih untuk dimintai keterangan. Barang bukti berupa uang tunai Rp665 juta dan saldo rekening Rp99 juta berhasil disita. KPK menetapkan enam tersangka dalam kasus ini, meliputi Rektor Unsoed, Wakil Rektor III, Kepala Bagian Akademik, dan tiga pihak swasta. Para tersangka ditahan selama 20 hari pertama sejak 21 Agustus hingga 9 September 2026 di Rutan Gedung Merah Putih KPK. KPK menegaskan Unsoed tetap menjadi target implementasi penguatan integritas ekosistem kampus, sehingga upaya perbaikan tata kelola kampus perlu dilakukan lebih serius.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Liputan6.com · 21 Agustus 2026 pukul 14.38
Kondisi Terkini Unsoed Usai Rektor Kena OTT KPK
Liputan6.com · 21 Agustus 2026 pukul 10.56
2 Wakil Rektor Unsoed Ikut Ditangkap dalam OTT KPK
Warta Ekonomi · 21 Agustus 2026 pukul 10.48
Jajaran Rektorat Unsoed Kena OTT, KPK Sita Ratusan Juta
Warta Ekonomi · 21 Agustus 2026 pukul 10.48
Waduh! Jajaran Rektorat Unsoed Kena OTT, KPK Sita Ratusan Juta
Berita terkait
OTT Rektor Unsoed: Pihak Kampus Tunggu Penjelasan Resmi KPK
Media Indonesia · 21 Agustus 2026 pukul 10.47
KPK OTT Wakil Rektor Unsoed, Ada Pihak Lain yang Diusut
Media Indonesia · 21 Agustus 2026 pukul 09.04
KPK Pamerkan Uang Rp 764 Juta dari OTT yang Tersangkakan Rektor Unsoed
JawaPos · 22 Agustus 2026 pukul 06.31
Rektor Unsoed dan Wakilnya Jadi Tersangka KPK Gara-gara Jual Beli Kursi Mahasiswa Baru
VOI · 22 Agustus 2026 pukul 06.01