Terjerat Skandal, Konsultan Big 4 Ini PHK Massal Ratusan Karyawan
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

KPMG Australia mengumumkan PHK massal sekitar 360 karyawan, setara 5% total tenaga kerja, dengan fokus pada divisi konsultasi dan layanan bisnis. Langkah ini merupakan bagian dari upaya efisiensi setelah perusahaan terserang skandal penyalahgunaan informasi rahasia klien, yang juga memicu pergantian kepemimpinan mulai dari CEO hingga mitra senior. Sekitar 27 mitra terdampak dalam PHK ini. CEO baru John Sams yang mengambil alih pada Juli 2026 mengakui kegagalan internal dan berkomitmen membangun kembali kepercayaan. Pemerintah Australia telah membatasi KPMG dari proyek baru hingga 30 September 2026 akibat skandal ini.
Secara finansial, skandal memberikan dampak signifikan. Pendapatan KPMG Australia turun 1% menjadi A$2,26 miliar (US$1,6 miliar) pada FY2026. Divisi konsultasi kehilangan hampir 17% pendapatan akibat kehilangan kontrak pemerintah. Rata-rata kompensasi mitra ekuitas juga turun 13%. Meski demikian, empat dari lima divisi masih mencatat pertumbuhan, termasuk audit dan jaminan (+11%), pajak dan hukum (+11%), serta pasar menengah dan swasta (+6,4%).
Skandal ini menjadi bagian dari pola serangan pada firma akuntansi Big Four, termasuk kasus serupa PwC pada 2023. Pemerintah Australia kini mempertimbangkan reformasi regulasi untuk memecah dominasi keempat firma tersebut yang saat ini diatur sebagai kemitraan dan kebal pengawasan regulator yang ketat.
Bagikan
Berita terkait
Profesi Bergaji Besar yang Kini Jadi Ladang Pengangguran, Ada Kerjaanmu?
Detik.com · 7 Agustus 2026 pukul 06.15
Dedi Mulyadi Bongkar Penyebab PHK Massal Garmen di Cimahi
JPNN.com · 4 Agustus 2026 pukul 16.45
Bea Cukai Beri Kemudahan Bagi PT Hanes Supply Chain Indonesia Lewat Fasilitas Ini
JPNN.com · 24 Agustus 2026 pukul 17.12
TelkomGroup Salurkan Bantuan Senilai Rp1,3 M ke Korban Gempa NTT
CNBC Indonesia · 24 Agustus 2026 pukul 17.10