Terkendala Medan, Karhutla di Kapuas Belum Bisa Dijinakkan
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di wilayah pedalaman Kabupaten Kapuas, khususnya di Desa Katunjung, Kecamatan Mantangai, masih belum berhasil dikendalikan. Titik api kedua di koordinat -2,2314428, 114.35173405 masih menyala sejak Jumat (21/8) hingga Sabtu (22/8), dengan kobaran api yang menghasilkan kepulan asap pekat. Asap tebal ini menyulitkan jarak pandang tim pemadam, sekaligus menghambat upaya pengendalian api. Sembilan personel, termasuk tiga dari KPHL Kapuas Kahayan dan enam dari Masyarakat Peduli Api (MPA), dikerahkan untuk menangani titik tersebut. Namun, medan yang sulit dijangkau dan ketergantungan pada perahu ces untuk menembus jalur sungai menjadi kendala utama. Selain itu, keterbatasan jaringan komunikasi di lokasi membuat koordinasi sulit dilakukan. Pasang surut sungai juga menjadi pertimbangan krusial agar perahu dapat melintas dengan aman. Hingga kini, status api di titik kedua Katunjung belum dapat dinyatakan terkendali, dengan pergerakan api yang masih meluas. Pusdalops BPBD Kabupaten Kapuas terus berkoordinasi dengan posko terdepan untuk memantau perkembangan terbaru dari lapangan.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
SINDOnews · 23 Agustus 2026 pukul 17.16
BNPB Minta Negara Tetangga Tidak Saling Menyalahkan terkait Asap Karhutla
Detik.com · 24 Agustus 2026 pukul 02.01
BNPB Minta Negara Tetangga Tak Saling Salahkan soal Asap Karhutla Kalimantan
ANTARA News · 23 Agustus 2026 pukul 20.28
BNPB minta negara-negara tidak saling menyalahkan soal asap karhutla
Detik.com · 23 Agustus 2026 pukul 19.45
Polri Siapkan Helikopter hingga Drone untuk Padamkan Karhutla
Berita terkait
FOTO: Penampakan Udara Karhutla Kian Mengganas di Ogan Ilir Sumsel
CNN Indonesia · 1 Oktober 2026 pukul 07.54
Teriak Warga Palembang Masih Dikepung Asap Pekat Karhutla
CNN Indonesia · 30 September 2026 pukul 19.00
174 Ribu Warga Terdampak Asap Karhutla, Ahmad Arif: Negara Gagal Lindungi Rakyat
Warta Ekonomi · 23 September 2026 pukul 19.50
Seskab Teddy Sebut 64 Pesawat dan 54.394 Personel Dikerahkan Tangani Kebakaran Hutan
Liputan6.com · 20 September 2026 pukul 23.00