Terpapar Asap Karhutla di Sampit, Induk dan Anak Orang Utan Dievakuasi
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Sepasang induk dan anak orang utan, Raya dan Rayu, berhasil dievakuasi dari kawasan Hutan Kota Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur, Kalimantan Tengah, setelah terpapar asap kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Keduanya ditemukan oleh anggota TNI saat melakukan patroli karhutla pada Rabu (2/9/2026) di Jalan Sawit Raya, Kecamatan Mentawa Baru Ketapang, yang berdekatan dengan perkebunan sawit. Setelah pemeriksaan awal, dokter hewan Orangutan Foundation International (OFI), drh Ichlasul Khaerul, menyatakan kondisi Raya (sekitar 20 tahun) dan Rayu (sekitar 1 tahun) masih baik. Keduanya masih menunjukkan aktivitas dan respons yang normal, meskipun sempat terpapar asap. Pemeriksaan tidak menemukan tanda cedera bakar, luka terbuka, atau patahan pohon. Paparan asap belum menunjukkan dampak parah, sebab orang utan yang terkena asap berat biasanya akan tampak lemas, tidak responsif, atau hanya berbaring di sarang.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
JawaPos · 3 September 2026 pukul 08.17
Ancaman Karhutla kembali Meningkat, Pemerintah Perkuat Kesiapsiagaan sepanjang September
JawaPos · 2 September 2026 pukul 22.00
Hotspot Karhutla di Kalbar dan Kalteng Kembali Melonjak, Pemerintah Pastikan jadi Prioritas Nasional
CNN Indonesia · 2 September 2026 pukul 18.44
Bocah di Kalteng Meninggal di Tengah Asap Karhutla, Dinkes Buka Suara
VOI · 2 September 2026 pukul 18.15
Menteri Kehutanan: Hotspot Naik, Kalimantan Barat dan Kalimantan Tengah Prioritas
Berita terkait
Karhutla Mendekat ke Hutan Khusus di Kaltim, 11 Orang Utan Dievakuasi
Detik.com · 3 September 2026 pukul 07.48
Begini Kondisi Orang Utan yang Tergeletak di Kebun Usai Kena Asap Karhutla
Detik.com · 31 Agustus 2026 pukul 11.28
3 Orang Utan Dievakuasi dari Kebun Warga Akibat Karhutla di Ketapang
kumparan · 25 Agustus 2026 pukul 00.06
Habitat Satwa Terdampak Imbas Karhutla di Kalbar, 3 Orang Utan Dievakuasi
Detik.com · 24 Agustus 2026 pukul 22.52