Seruan Iran Agar AS Terima Kenyataan Kalah Perang
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Wakil Menteri Luar Negeri Iran, Kazem Gharibabadi, mendesak Amerika Serikat untuk mengakui kekalahan strategis dalam konflik kedua negara. Pernyataan ini merespons klaim Presiden Donald Trump yang berencana menjadikan Selat Hormuz sebagai wilayah AS dan menerapkan blokade total. Iran menegaskan bahwa Selat Hormuz tetap berada di bawah kendali penuh Teheran dan penutupan jalur energi vital tersebut akan terus berlanjut.
Di tengah eskalasi konflik, Donald Trump juga menginstruksikan Departemen Pertahanan AS untuk mengganti sistem peluncur pesawat elektromagnetik dengan teknologi uap konvensional pada kapal induk masa depan, seperti USS Doris Miller. Langkah perombakan industri maritim ini dinilai akan menelan biaya miliaran dolar dan memicu perdebatan mengenai efisiensi operasional militer AS.
Sementara itu, Menteri Luar Negeri Iran, Abbas Araghchi, menegaskan belum ada keputusan resmi untuk melanjutkan perundingan damai dengan Washington. Araghchi membantah isu perpanjangan gencatan senjata 60 hari berdasarkan Memorandum Islamabad karena AS dinilai telah melanggar kesepakatan, meskipun pertukaran pesan melalui mediator Qatar dan Pakistan tetap berlangsung.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Media Indonesia · 17 Agustus 2026 pukul 17.04
Iran Pastikan Amerika tak Berhak Lintasi Selat Hormuz
VOI · 15 Agustus 2026 pukul 13.01
Ancaman Serangan Mengintai Kapal, Lalu Lintas di Selat Hormuz Hanya Belasan Persen
Media Indonesia · 17 Agustus 2026 pukul 16.47
Iran Janjikan Rp500 Juta bagi Warga yang Tangkap Tentara AS
JPNN.com · 17 Agustus 2026 pukul 12.35
Komandan Angkatan Darat Iran Tegaskan AS tidak Berhak Memasuki Teluk Persia
Berita terkait
Ejek Trump, Iran: Selat Hormuz Tak Bisa Direbut dengan Ciutan dan Pidato Kampanye
SINDOnews · 17 Agustus 2026 pukul 21.35
Tak Percaya Iran, Trump Tegaskan AS Kuasai Selat Hormuz
JPNN.com · 12 Agustus 2026 pukul 13.10
Masih Buka Pintu Dialog untuk Iran, Donald Trump: Saya Tak Ingin Membunuh Orang
JPNN.com · 6 Agustus 2026 pukul 14.51
Bantah Trump, Iran Bilang Tak Ada Negosiasi dengan AS
Detik.com · 3 Agustus 2026 pukul 16.45