Jakarta · Kamis, 20 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Tim Akprind Kenalkan Irigasi Tetes Berbasis IoT kepada Petani Magelang

Tim Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) Universitas Akprind Indonesia memberikan pelatihan irigasi tetes berbasis Internet of Things (IoT) kepada Kelompok Tani Rukun Makmur I di Karanggeneng, Desa Payaman, Kecamatan Secang, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah pada Juli 2026. Pelatihan ini bertujuan membantu petani mengatasi keterbatasan air dan meningkatkan efisiensi pengairan lahan pertanian. Wilayah tersebut memiliki sekitar 45 hektare sawah dan sekitar 70 kepala keluarga petani yang bergantung pada irigasi tadah hujan, sehingga hanya dapat menanam padi sekali dalam setahun akibat keterbatasan pasokan air.

Sistem irigasi tetes berbasis IoT yang diperkenalkan menggunakan sensor kelembaban dan suhu untuk mengaktifkan pengairan secara otomatis sesuai kebutuhan tanaman. Sistem ini didukung oleh pembangkit listrik tenaga surya (PLTS), sehingga dapat diterapkan di lahan yang jauh dari jaringan listrik PLN. Selain itu, teknologi ini juga memungkinkan pemberian pupuk secara bersamaan dengan pengairan atau fertigasi, sehingga menghemat tenaga kerja.

Petani menunjukkan antusiasme tinggi selama pelatihan dan tim PkM akan melakukan pendampingan lanjutan agar teknologi dapat diterapkan di lapangan. Program ini didanai oleh Direktorat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat melalui Program Pendanaan Pengabdian kepada Masyarakat Skema Pemberdayaan Kemitraan Masyarakat Tahun Anggaran 2026.

Berita terkait