Tim Alpa Sasarr Titik Api Sulit Dijangkau di TN Way Kambas dengan Terjun Payung
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Tim Alpa TNI AD yang diterjunkan dari Mabes TNI, terdiri atas 40 prajurit, diturunkan untuk memadamkan titik api sulit dijangkau di Taman Nasional Way Kambas, Kabupaten Lampung Timur. Pengoperasian ini dilakukan sesuai perintah Presiden Prabowo untuk mempercepat proses pemadaman kebakaran. Sebelum Tim Alpa turun ke lapangan, tim guna memantau lokasi titik api yang masih berpotensi menimbulkan kebakaran kembali dengan menggunakan drone thermal dari udara. Berdasarkan hasil pemantauan tersebut, diketahui masih ada wilayah yang ditandai dengan warna kuning dan merah yang perlu diwaspadai. Selain itu, Kodam Radin Inten juga menyiapkan operasi water bombing untuk menurunkan suhu di sejumlah titik yang sulit dijangkau petugas dari darat. Drone penyemprot dengan kapasitas 16 liter, 30 liter, dan 100 liter juga akan digunakan secara berulang untuk menjangkau lokasi sulit diakses melalui jalur darat. Pada Senin, 24 Agustus, kebakaran di TN Way Kambas mempengaruhi sekitar 123 hektare di wilayah Braja Kencana dan Braja Luhur, sementara titik api susulan terdeteksi di Rantau Jaya dengan luasan sekitar 6,4 hektare.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Liputan6.com · 24 Agustus 2026 pukul 17.19
Penerjun Freefall Dikerahkan Tangani Kebakaran Hutan Riau
SINDOnews · 24 Agustus 2026 pukul 17.13
Kendalikan Api di Kalimantan, Langkah Darurat Kerahkan Armada Water Bombing Tuai Apresiasi
Warta Ekonomi · 24 Agustus 2026 pukul 08.00
176 Kali Water Bombing, Api Reda tapi Ancaman Gambut Masih Mengintai
Berita terkait
Tim Alpa Sasar Titik Api Sulit Dijangkau di TN Way Kambas dengan Terjun Payung
VOI · 25 Agustus 2026 pukul 14.10
Kemenhut: Api di TN Way Kambas padam, seluruh gajah terpantau aman
ANTARA News · 23 Agustus 2026 pukul 13.59
4 Notam Aktif Terkait Kebakaran Hutan, Atur Ruang Udara hingga Bandara
Liputan6.com · 23 Agustus 2026 pukul 12.45
Presiden Prabowo Perkuat Penanganan Karhutla di Kalteng, Tambah Armada Water Bombing
VOI · 23 Agustus 2026 pukul 11.45