Tim Penyelamat Nepal Masih Berupaya Mencari Korban yang Selamat dari Banjir Bandang
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Tim penyelamat Nepal masih berusaha menemukan korban selamat dari banjir bandang yang menerjang perbatasan Nepal-Tibet pada 26 Agustus. Akibat bencana ini, jumlah korban tewas mencapai 1.412 orang, dengan lebih dari 5.651 orang masih dinyatakan hilang. Di Nepal, pihak berwenang telah menemukan 1.369 jenazah, sementara di China tercatat 43 korban tewas dan 519 orang hilang di Daerah Otonom Xizang (Tibet). Sebanyak 848 orang yang hilang adalah warga negara asing. Operasi pencarian dan penyelamatan masih berlangsung, termasuk di terowongan proyek PLTA Trishuli 3A, 3B, dan Chilime, di mana tiga orang berhasil diselamatkan. Untuk mendukung operasi ini, lebih dari 21.100 personel keamanan telah dikerahkan, dan lebih dari 13.646 orang telah berhasil diselamatkan. Ribuan pengungsi tinggal di kamp-kamp penampungan, dan 540 anak terpisah dari orang tua mereka. Perubahan iklim dianggap sebagai faktor yang mempercepat pencairan gletser, meningkatkan risiko bencana serupa di masa depan.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
ANTARA News · 9 September 2026 pukul 10.28
Gempa 5,3 magnitudo guncang Tibet
Media Indonesia · 9 September 2026 pukul 19.21
Korban Tewas Banjir Nepal Meningkat jadi 1.367 Orang, 5.132 Hilang
Berita terkait
Kesaksian Warga Nepal Usai Banjir Bandang yang Tewaskan 1.000 Orang
Detik.com · 1 September 2026 pukul 16.51
Setelah Nepal Diterjang Banjir Bandang
kumparan · 29 Agustus 2026 pukul 05.38
Korban Jiwa Banjir Bandang di Nepal Bertambah Jadi 392 Orang
Detik.com · 28 Agustus 2026 pukul 03.49
Update Banjir Bandang di Nepal: 392 Orang Tewas dan 1.400 Masih Hilang
kumparan · 28 Agustus 2026 pukul 02.32