Setelah Nepal Diterjang Banjir Bandang
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Banjir bandang di Nepal dan Tibet pada 26 Agustus 2026 menyebabkan 579 orang tewas dan 1.424 orang hilang, dengan pencarian korban masih berlangsung. Perdana Menteri Nepal Balendra Shah dan Perdana Menteri China Li Qiang mengunjungi wilayah terdampak untuk memantau penanganan bencana. Bencana ini diduga berasal dari gletser di Pegunungan Himalaya yang runtuh akibat pemanasan global, membentuk bendungan es yang kemudian jebol dan memicu gelombang banjir bandang.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Detik.com · 28 Agustus 2026 pukul 03.49
Korban Jiwa Banjir Bandang di Nepal Bertambah Jadi 392 Orang
Detik.com · 28 Agustus 2026 pukul 21.46
Banjir Bandang Nepal: Ratusan Tewas, Operasi Pencarian Berlanjut
Detik.com · 28 Agustus 2026 pukul 16.01
Runtuhnya Gletser Pemicu Banjir Bandang Nepal Tercatat Setara Gempa M 5,2
Detik.com · 28 Agustus 2026 pukul 13.21
Danau Lumpur Terancam Meluap, Nepal-China Ingatkan Risiko Banjir Susulan
Berita terkait
Bertambah Lagi, Korban Tewas Banjir Bandang Nepal-Tibet Jadi 472 Orang
Detik.com · 28 Agustus 2026 pukul 11.56
Ratusan WN Asing Hilang Menyusul Banjir Bandang Nepal, Ini Daftarnya
Detik.com · 28 Agustus 2026 pukul 10.37
7 Fakta Ngeri Banjir Bandang Terjang Nepal Tewaskan Ratusan Orang
Detik.com · 28 Agustus 2026 pukul 06.07
Yang Sudah Diketahui soal Banjir Bandang di Nepal
kumparan · 28 Agustus 2026 pukul 05.00