Jakarta · Senin, 31 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Tolak Denuklirisasi, Korut Bersumpah Genjot Kekuatan Nuklir!

Pemerintah Korea Utara (Korut) bersumpah akan terus memperkuat kekuatan nuklirnya dan menolak seruan denuklirisasi dari Amerika Serikat (AS). Dalam pernyataan Kementerian Luar Negeri melalui KCNA, juru bicara menuduh AS tetap mengadopsi kebijakan bermusuhan dengan menekankan denuklirisasi menyeluruh serta mengkritik catatan hak asasi manusia (HAM) Pyongyang. Senjata nuklir disebut sebagai 'jaminan mutlak' untuk mempertahankan kedaulatan Korut. Pernyataan ini muncul setelah Presiden Donald Trump memerintahkan pengurangan skala latihan militer gabungan Ulchi Freedom Shield antara AS dan Korea Selatan (Korsel), sekaligus berupaya memfasilitasi pertemuan puncak dengan Kim Jong Un. Korut menilai langkah ini tidak mengubah sikapnya dan menolak klaim bahwa ketegangan wilayah akan mereda. Kim Yo Jong, adik Kim Jong Un, juga menyatakan bahwa latihan militer tetap dianggap provokatif meski skalanya dikurangi. AS dan mitra seperti Korsel serta Jepang akan menggelar latihan baru pada 7-11 September, yang dihak Korut anggap sebagai ancaman kawasan.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait