Tolak Penutupan Club de Arjuna, Ratusan Karyawan Gelar Unjuk Rasa
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Ratusan karyawan Club de Arjuna menggelar aksi unjuk rasa di Jalan Raya Kedoya, Jakarta Barat, pada Kamis (17/9), untuk menuntut pembukaan kembali tempat kerja yang telah ditutup selama dua bulan. Penutupan ini disebabkan oleh sengketa kepemilikan lahan antara PT HD Arjuna dengan pihak ahli waris yang diwakili oleh H Sulardi dan Ahmad Mawardi. Akibat penutupan, para karyawan tidak dapat bekerja dan sebagian besar terpaksa mencari pekerjaan sampingan untuk bertahan. Salah seorang karyawan, Deby, mengaku harus berjualan kerupuk untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Venny sebagai koordinator aksi meminta gubernur dan walikota untuk memberikan perhatian khusus terhadap nasib para karyawan agar mereka dapat kembali bekerja. Para karyawan juga berencana mengadukan nasib mereka melalui audensi ke Pemkot Jakarta Barat. Aksi unjuk rasa berlangsung tertib dan aman, diamankan oleh ratusan aparat kepolisian dari Polres Jakarta Barat, sementara pintu masuk areal kantor ditutup dan dikelilingi oleh massa dari sebuah ormas.
Bagikan
Berita terkait
2 Pengacara PT HD Arjuna Mengaku Jadi Korban Kekerasan
JPNN.com · 14 September 2026 pukul 21.25
Kawasan Slipi Kondusif, Warga Diimbau Tak Terprovokasi Ajakan Anarkis
Detik.com · 28 Agustus 2026 pukul 20.52
Gangguan Air di Jakarta Barat akibat Kekeringan? Ini Bantahan PAM Jaya
Media Indonesia · 17 September 2026 pukul 14.27
Temuan Botol Miras dan Parkir Liar Rp10 Ribu di Kalijodo, Pramono: Kita Tertibkan
Media Indonesia · 17 September 2026 pukul 12.17