Tragedi Desa Sade: Menyelamatkan Ruang Hidup dan Mitigasi Budaya
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Pada 22 Agustus 2026, kebakaran di Desa Adat Sade, Lombok Tengah, menghancurkan 89 hingga 120 unit rumah tradisional suku Sasak dalam dua jam, dari pukul 20.00 hingga 22.00 WITA. Api diduga disebabkan oleh korsleting listrik dan cepat menyebar karena bahan bangunan organik seperti atap jerami, dinding bambu, dan kayu. Sekitar 320 jiwa atau 120 kepala keluarga terdampak, kehilangan rumah, harta benda, dan alat produksi ekonomi seperti alat tenun songket. Pemadaman dilakukan oleh gabungan pemadam dari beberapa kabupaten dan kota di Lombok.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
kumparan · 25 Agustus 2026 pukul 11.11
Kerugian Kebakaran Desa Adat Sade Rp 34 M: 75 Rumah Adat dan 69 Art Shop Hangus
kumparan · 25 Agustus 2026 pukul 15.45
Kebakaran Desa Adat Sade Picu Kerugian Ekonomi, Pemulihan Dinilai Tak Mudah
JPNN.com · 25 Agustus 2026 pukul 14.54
BTN Salurkan Bantuan Kepada Warga Terdampak Kebakaran di Desa Adat Sade
kumparan · 25 Agustus 2026 pukul 07.31
Kebakaran Adat Desa Sade, Manuskrip Lontar Berusia Ratusan Tahun Hangus Terbakar
Berita terkait
Riwayat Sade: Kampung Adat Berusia 500 Tahun di NTB yang Habis Terbakar
kumparan · 23 Agustus 2026 pukul 15.46
Kebakaran Landa Desa Adat Sade di Lombok NTB, Ratusan Rumah Hangus
kumparan · 23 Agustus 2026 pukul 06.55
Kebakaran Landa Desa Adat Sade, Rumah Suku Sasak Hangus Terbakar
Liputan6.com · 23 Agustus 2026 pukul 00.02
Desa Adat Sade Terbakar, Kementerian PU Belum Dapat Arahan Bangun Ulang
kumparan · 25 Agustus 2026 pukul 04.00