Jakarta · Senin, 17 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Trump dan Netanyahu Pisah Jalan soal Gaza?

Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu dan Presiden AS Donald Trump berselisih mengenai kesepakatan perdamaian di Jalur Gaza. Netanyahu menolak rencana yang diajukan oleh tim Trump, yang menurutnya tidak memadai untuk menjamin keamanan Israel, dan bersikeras bahwa militer Israel tidak akan mundur hingga Hamas melucuti senjatanya sepenuhnya. Penolakan ini terjadi setelah Netanyahu menerima draf dari Dewan Perdamaian yang menjamin penarikan pasukan hanya setelah pelucutan senjata Hamas, tetapi ia menganggapnya tidak dapat diterima dan telah mengirimkan tanggapan yang menolak hal tersebut.

Kesepakatan yang diumumkan pada 31 Juli mencakup roadmap untuk gencatan senjata, pengaturan keamanan dan administratif, serta perlucutan senjata Hamas yang didefinisikan sebagai pengumpulan senjata berat tanpa keterlibatan Israel, dan penarikan pasukan Israel secara bertahap. Tekanan dari menteri sayap kanan ekstrem dalam kabinet Netanyahu menyebabkan permintaan pemungutan suara ulang, yang mencerminkan perpecahan internal. Mantan PM Ehud Barak menggambarkan situasi ini sebagai "kenyataan pahit", menyatakan bahwa kerangka kerja tersebut mengabaikan tuntutan keamanan Israel, mengurangi kendali Israel atas Gaza dari 65% menjadi 53%, dan menunjukkan bahwa Trump tidak lagi memedulikan Netanyahu, yang menimbulkan kekhawatiran di Tel Aviv.

Berita terkait