Trump Ingin Irlandia Bersatu, Demonstran Berpakaian dan Berkaca Mata Hitam Bakar Bendera AS
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Donald Trump mengunjungi Irlandia dan menyatakan ingin melihat Irlandia bersatu, yaitu penyatuan Republik Irlandia dan Irlandia Utara. Kunjungan dua hari ke Dublin menyusul pertemuan dengan Perdana Menteri Irlandia Micheal Martin. Trump menyatakan penyatuan kembali akan terjadi dan mungkin terjadi sekarang, meskipun Inggris memiliki pendapatnya. Irlandia terbagi sejak 1921 menjadi Republik Irlandia (selatan) dan Irlandia Utara (bagian Inggris Raya). Penyatuan dapat terjadi jika referendum diadakan berdasarkan Perjanjian Jumat Agung 1998 yang menghentikan tiga dekade kekerasan sektarian menewaskan 3.000 orang. Pemerintah Inggris menyatakan referendum tidak masuk agenda, memicu protes partai pro-penyatuan Sinn Fein. Amerika Serikat secara netral terhadap isu ini.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Detik.com · 13 September 2026 pukul 17.09
Trump Ngaku Mau Lihat Penyatuan Irlandia dan Irlandia Utara
Media Indonesia · 12 September 2026 pukul 21.30
Trump Sebut Penyatuan Irlandia akan jadi Hal Fantastis
Berita terkait
Trump Anggap Kekhawatiran soal Bahaya AI Berlebihan
CNN Indonesia · 14 September 2026 pukul 01.00
Penasehat Trump Sebut Perang Iran Bisa Berlanjut Hingga 2029
CNBC Indonesia · 13 September 2026 pukul 18.30
Trump Buka Pintu bagi Pabrik Mobil China di Amerika
SINDOnews · 13 September 2026 pukul 15.24
Republik Terancam, Trump-Elon Musk Kucurkan Dana Fantastis di Pemilu Sela
Detik.com · 13 September 2026 pukul 09.29