Trump Ingin Kobarkan Perang Lagi, Iran: Seluruh Kapal AS di Samudra Hindia Jadi Target
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Deputi urusan politik Angkatan Laut IRGC, Ali Mohammadi, memperingatkan bahwa Iran akan menyerang kapal Amerika Serikat di Samudra Hindia jika AS melancarkan perang agresi. Peringatan ini muncul setelah Presiden Trump menolak usulan tujuh hari Iran untuk membuka kembali Selat Hormuz yang masih dikuasi pemerintah Iran. Trump mengklaim AS memiliki 'kendali penuh' atas jalur strategis tersebut yang menyuplai 20% minyak global. Mohammadi menegaskan klaim tersebut tidak sesuai kenyataan, mengatakan kapal di Teluk Persia, Selat Hormuz, dan Teluk Oman berada di bawah pengawasan IRGC.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Detik.com · 27 September 2026 pukul 10.22
Balas Trump, Iran Tegaskan Hanya Diplomasi yang Bisa Akhiri Perang
CNBC Indonesia · 27 September 2026 pukul 16.15
Trump Tolak Tawaran Damai dari Iran, Ubah Hormuz Jadi 'Selat Trump'
kumparan · 27 September 2026 pukul 00.23
Trump Tolak Proposal Gencatan Senjata Iran untuk Buka Selat Hormuz
Detik.com · 26 September 2026 pukul 18.19
5 Berita Terpopuler Internasional Hari Ini
Berita terkait
Trump Tolak Proposal Iran untuk Buka Selat Hormuz dalam 7 Hari, Sebut Teheran Kalah Sangat Parah
SINDOnews · 27 September 2026 pukul 06.21
Iran Tegaskan Selat Hormuz akan Tetap Ditutup hingga Trump dan Netanyahu Dilengserkan
SINDOnews · 18 September 2026 pukul 14.38
Trump Klaim Iran Ajak Negosiasi Langsung, Sinyal Perang Segera Berakhir
Media Indonesia · 17 September 2026 pukul 11.43
Iran Cemooh Usulan Trump Ganti Nama Selat Hormuz Jadi 'Selat Trump'
Detik.com · 3 September 2026 pukul 17.39