Iran Tegaskan Selat Hormuz akan Tetap Ditutup hingga Trump dan Netanyahu Dilengserkan
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Seorang penasihat politik senior Iran, Mohammad-Bagher Zolghadr, menyatakan pasukan Iran tidak akan membuka kembali Selat Hormuz sampai Presiden AS Donald Trump dan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu dilengserkan. Penutupan Selat Hormuz disebut sebagai respons awal Iran terhadap serangan AS-Israel. Zolghadr menekankan keteguhan rakyat Iran dalam menahan serangan dalam hitungan hari, menggambarkan keberhasilan ini sebagai "mimpi buruk" bagi musuh. Iran bertekad mempermalukan pihak agresor hingga tak berdaya.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
JPNN.com · 18 September 2026 pukul 13.35
Selama Trump & Netanyahu Masih Berkuasa, Iran tidak Akan Membuka Kembali Selat Hormuz
Media Indonesia · 17 September 2026 pukul 11.43
Trump Klaim Iran Ajak Negosiasi Langsung, Sinyal Perang Segera Berakhir
JPNN.com · 17 September 2026 pukul 15.57
Trump Ungkap Tawaran dari Iran: Mereka Ingin Buat Kesepakatan
Warta Ekonomi · 17 September 2026 pukul 15.01
Gagal Kelabui Iran Pakai Kapal Sipil, Militer AS Kena Tembak
Berita terkait
Iran Cemooh Usulan Trump Ganti Nama Selat Hormuz Jadi 'Selat Trump'
Detik.com · 3 September 2026 pukul 17.39
Trump Sebut Selat Hormuz Terbuka, AS Klaim Pegang Kendali dan Blokade Iran
Warta Ekonomi · 28 Agustus 2026 pukul 16.25
Trump Klaim Selat Hormuz Bebas Ranjau, Iran Ancam Tutup Lagi
Media Indonesia · 26 Agustus 2026 pukul 07.44
Trump Sebut Iran Belum Siap Membuat Kesepakatan yang Tepat
Detik.com · 22 Agustus 2026 pukul 18.24