Trump Janji Bagi Rp88 Juta per Warga, AS Terancam Bangkrut?
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Presiden AS Donald Trump menjanjikan pembagian US$5.000 (Rp88 juta) kepada setiap warga dewasa AS jika Partai Republik mempertahankan kendali Kongres pada pemilihan paruh waktu November 2026. Dengan sekitar 240 juta warga dewasa, biaya estimasi mencapai US$1,2 triliun (Rp21.120 triliun), muncul di tengah rekor utang nasional AS yang melebihi US$40 triliun pada Agustus 2026. Trump menegaskan rencana ini mudah diwujudkan dan menyalahkan Demokrat yang tidak bisa membuat janji serupa.
Kritik mengarah pada dampak fiskal yang signifikan. Marc Goldwein dari CRFB memperingatkan lonjakan defisit dan kemungkinan inflasi. Gubernur California Gavin Newsom menyebutnya upaya membeli suara dengan uang pajak, sementara Pemimpin Minoritas DPR Hakeem Jeffries menolak rencana tersebut sebagai tidak serius. Di sisi lain, sejumlah politisi Republik mendukung, termasuk Senator Bernie Moreno yang siap menyiapkan RUU untuk "Dividen Trump".
Ketua DPR AS Mike Johnson menyatakan bahwa detail penting perlu dipertimbangkan, menunjukkan kendala hukatif yang mungkin dihadapi. Rencana ini muncul saat Trump menghadapi jajap pendapat merosot dan ketegangan geopolitik akibat konflik di Iran, menambah kompleksitas politik dan ekonomi di tengah kampanye pemilihan.
Bagikan
Berita terkait
Trump Bilang AS Bisa Kuasai Minyak Iran Seperti di Venezuela
Detik.com · 14 September 2026 pukul 10.52
Trump Tolak Kekhawatiran AI, Tak Mau AS Kalah dari China
Detik.com · 14 September 2026 pukul 10.15
Trump Ingin Irlandia Bersatu, Pernyataannya Picu Sorotan di Tengah Kunjungan ke Dublin
Warta Ekonomi · 14 September 2026 pukul 08.00
Trump Anggap Kekhawatiran soal Bahaya AI Berlebihan
CNN Indonesia · 14 September 2026 pukul 01.00