Trump Bilang AS Bisa Kuasai Minyak Iran Seperti di Venezuela
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Presiden Amerika Serikat Donald Trump menyatakan bahwa AS bisa tetap bertahan di wilayah Iran dan menguasai cadangan minyaknya, mirip dengan langkah yang dilakukan Washington terhadap cadangan minyak Venezuela. Pernyataan ini disampaikan Trump saat berbicara di Irlandia pada akhir pekan ini, dalam konteks membahas konflik dengan Iran yang berlarut. Trump membandingkan potensi aksi AS di Iran dengan kesepakatan yang mencakup pembelian 20% cadangan minyak Venezuela oleh North American Blue Energy Partners, yang kemudian digunakan untuk mengisi Cadangan Minyak Strategis AS. Gejolak di Timur Tengah, termasuk serangan terhadap jaringan pipa minyak Arab Saudi, telah mendorong harga minyak mencapai lebih dari US$100 per barel. Trump menegaskan bahwa ia hanya akan menyetujui kesepakatan yang "tepat" dengan Iran dan mengharapkan konflik akan berakhir tahun ini, sebelum atau sesudah pemilu sela AS pada November mendatang. Ia juga berjanji bahwa harga bensin akan "anjlok drastis" setelah perang dengan Iran berakhir. Klaim Trump bahwa Iran "terus-menerus menghubungi" Washington untuk perundingan damai sebelumnya telah dibantah oleh pemerintah Iran.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
CNBC Indonesia · 13 September 2026 pukul 18.30
Penasehat Trump Sebut Perang Iran Bisa Berlanjut Hingga 2029
Media Indonesia · 12 September 2026 pukul 21.14
Donald Trump Prediksi Perang dengan Iran Berakhir Usai Pemilu AS
Berita terkait
Trump Klaim AS Jadi Produsen Minyak Terbesar di Dunia
JPNN.com · 10 September 2026 pukul 22.15
Trump Jumawa AS Kuasai Produksi Minyak Global
Media Indonesia · 10 September 2026 pukul 20.41
Trump Bikin Geger, Mendadak "Bocorkan" Kapan Perang Iran Berakhir
CNBC Indonesia · 10 September 2026 pukul 14.35
Trump Bilang Perang Iran Akan Berakhir setelah Pemilu Sela AS
SINDOnews · 10 September 2026 pukul 08.14