Ubah produk Samping Jadi Solusi Solusi Agroindustri, Petrokimia Gresik Raih Paten Inovasi Silika
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

PT Petrokimia Gresik (Persero) berhasil mengembangkan inovasi penggunaan silika sebagai bahan penyaring pengganti dalam proses produksi asam sulfat, khususnya untuk menyaring belerang cair. Inovasi ini mengubah produk samping silika yang sebelumnya menjadi beban menjadi bahan bernilai guna. Dengan penggunaan silika ini, perusahaan tidak lagi bergantung pada diatomaceous earth yang diimpor dari pihak eksternal, sehingga meningkatkan efisiensi dan mengurangi ketergantungan bahan baku luar.
Inovasi tersebut telah mendapatkan Sertifikat Paten Sederhana dari Kementerian Hukum Republik Indonesia. Sertifikat diserahkan oleh Menteri Hukum, Supratman Andi Agtas, kepada Bambang Ariwibowo, SVP Operasi III Petrokimia Gresik, dalam acara "What's Up Campus Calls Out" (WCCO) di Airlangga Convention Center. Direktur Utama Daconi Khotob menekankan bahwa silika merupakan produk samping dari pembuatan aluminium fluorida, dengan produksi sekitar 990 ton per bulan. Inovasi ini memberikan solusi atas pemborongan lahan penyimpanan dan menciptakan nilai tambah dari limbah industri.
Asam sulfat yang dihasilkan melalui proses ini digunakan dalam produksi pupuk. Dengan memanfaatkan silika sebagai bahan penyaring, Petrokimia Gresik mampu meningkatkan kualitas produk akhir, mengurangi limbah, dan mendukung keberlanjutan operasional perusahaan secara keseluruhan.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
JawaPos · 22 September 2026 pukul 14.00
Tak Sekadar Sisa, Produk Samping Silika Dari Proses Industri Tenyata Bisa Diracik Jadi Bahan Berguna
Berita terkait
Petrokimia Gresik, MIND ID, dan PTFI Perkuat Sinergi Bahan Baku Pupuk
JPNN.com · 11 September 2026 pukul 20.15
Pemerintah Tingkatkan Pasokan Asam Sulfat untuk Produksi Pupuk
JawaPos · 10 September 2026 pukul 18.30
Petrokimia Gresik-PTFI Perkuat Pasokan Bahan Baku Pupuk dari Smelter Manyar
SINDOnews · 10 September 2026 pukul 18.16
Pasokan Asam Sulfat Dalam Negeri Diperkuat demi Menjaga Produksi Pupuk
Media Indonesia · 10 September 2026 pukul 17.50