Ubah Total PPN Pengambengan, Trenggono: Bak di Luar Negeri-Tidak Bau
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono memimpin pengembangan Pelabuhan Perikanan Nusantara (PPN) Pengambengan di Jembrana, Bali. Proyek Integrated Fishing Ports and International Fish Markets Phase-I berbasis pinjaman Islamic Development Bank (IsDB) dengan nilai Rp1,27 triliun dan durasi 915 hari kalender (3 September 2026 - 5 Maret 2029). Produksi ikan diproyeksikan meningkat dari 61.300 ton menjadi 124.000 ton per tahun, daya tampung kapal naik dari 1.273 menjadi 1.600 unit. Infrastruktur meliputi breakwater, revetment, kolam pelabuhan, kantor administrasi, TPI, pasar ikan modern, kios UMKM, IPAL, dan fasilitas pembekuan tuna -60 derajat untuk ekspor premium. Penyerapan tenaga kerja diproyeksikan naik dari 8.800 menjadi 25.000 orang, PNBP dari Rp48 miliar menjadi Rp104 miliar. Trenggono menekankan pemanfaatan potensi tuna sirip biru Laut Hindia serta penciptaan lapangan kerja bagi masyarakat Bali.
Bagikan
Berita terkait
Trenggono Siapkan 4 Pelabuhan Perikanan Modern, Ada Cilacap dan Bitung
Liputan6.com · 29 September 2026 pukul 17.50
Ekspor Perikanan Tembus 676,96 Ton, Bea Cukai Perkuat Fasilitasi hingga Agustus 2026
JPNN.com · 29 September 2026 pukul 15.19
Hingga Agustus, Bea Cukai Jagoi Babang Fasilitasi Ekspor 676,96 Ton Komoditas Perikanan
JPNN.com · 29 September 2026 pukul 14.43
KKP Mulai Bangun PPN Pengambengan, Anggaran Rp 1,27 Triliun
kumparan · 29 September 2026 pukul 14.29