Jakarta · Rabu, 2 September 2026Cari
WargaKonoha

Udara Jakarta Tak Sehat untuk Kelompok Sensitif, Warga Diminta Pakai Masker

Kualitas udara di Jakarta pada Rabu (2/9) siang berada dalam kategori tidak sehat untuk kelompok sensitif dengan skor IQAir sebesar 137, menempati posisi kelima kota dengan udara terburuk di dunia. Kepala Dinas Kesehatan DKI Jakarta Ani Ruspitawati menyampaikan bahwa kelompok rentan seperti bayi, balita, dan lansia perlu menghindari keluar rumah saat kondisi udara buruk. Bagi warga yang tetap harus beraktivitas di luar, disarankan menggunakan masker sebagai pelindung pernapasan.

Ani menjelaskan bahwa kondisi udara yang buruk dapat menyebabkan gangguan kesehatan seperti infeksi saluran pernapasan akut (ISPA) dan penyakit paru-paru. Warga yang sudah memiliki penyakit penyerta, termasuk asma, perlu lebih waspada karena kondisi ini dapat memperburuk gejala. Ia juga mengingatkan pentingnya menjaga daya tahan tubuh dan menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS).

Sebelumnya, Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menyatakan bahwa Pemprov DKI Jakarta telah berulang kali mencoba melakukan modifikasi cuaca untuk mengatasi polusi udara dan kekeringan. Namun, upaya tersebut belum dapat dilaksanakan karena kondisi awan yang tidak mendukung. Pramono telah memerintahkan BPBD DKI Jakarta untuk berkoordinasi dengan BMKG guna segera melaksanakan modifikasi cuaca saat kondisi awan memungkinkan.

Peristiwa ini diliput 5 media — baca rangkuman gabungannya

Diberitakan juga oleh


Berita terkait