Udara Jakarta Urutan 4 Terburuk di Dunia Pagi Ini, Warga Diimbau Pakai Masker
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Kualitas udara DKI Jakarta pada Selasa (15/9) pagi menduduki peringkat keempat kota terpolusi terburuk di dunia, dengan Indeks Kualitas Udara (AQI) mencapai 158, masuk kategori tidak sehat. Data dari situs IQAir pukul 06.30 WIB menunjukkan tingginya konsentrasi polutan, sementara tiga kota lain juga mencatat AQI tinggi, yakni Kuala Lumpur (189), Kinshasa (188), dan Ho Chi Minh City (161). Akibatnya, warga diimbau menggunakan masker saat berada di luar rumah. Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menindaklanjuti dengan tiga kebijakan strategis, termasuk transportasi umum gratis untuk 15 golongan masyarakat guna mengurangi ketergantungan pada kendaraan pribadi. Gubernur Pramono Anung juga mendorong partisipasi masyarakat dalam pemakaian transportasi massal. Selain itu, rekayasa cuaca berupa hujan buatan sedang disiapkan untuk menurunkan tingkat polusi udara. Dokter dari MRCCC Siloam Semanggi dan pakar FKM UI menekankan bahaya paparan polusi udara, termasuk risiko kanker paru hingga 30 persen akibat paparan asap rokok, hingga dampak negatif pada pertumbuhan otak dan fungsi paru-paru pada anak-anak. WHO dan Kemenkes juga menyoroti tingginya kadar PM2.5, bahkan mencapai 8,4 kali lipat dari panduan yang ditetapkan.
Bagikan
Berita terkait
Kualitas Udara Jakarta Memburuk, Dinkes Imbau Warga Gunakan Masker
Media Indonesia · 3 September 2026 pukul 10.50
Udara Jakarta Tak Sehat untuk Kelompok Sensitif, Warga Diminta Pakai Masker
kumparan · 2 September 2026 pukul 14.01
Udara Palangka Raya Masuk Kategori Berbahaya, Jarak Pandang Tinggal 800 Meter
VOI · 2 September 2026 pukul 10.30
Cegah Polusi-Kabut Asap, Kejari Banyuasin Bagikan Masker ke Pengendara
Detik.com · 31 Agustus 2026 pukul 21.48