Udara Kategori Berbahaya, Pemko Padang Alihkan Sekolah ke Pembelajaran Daring
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Pemerintah Kota Padang mengalihkan seluruh kegiatan belajar mengajar tatap muka menjadi Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) mulai 8 September, menyusul memburuknya kualitas udara yang sudah masuk kategori Berbahaya. Berdasarkan data terkini, Indeks Kualitas Udara (AQI) mencapai 430 AQI US dengan konsentrasi PM2.5 sebesar 290,2 µg/m³. Langkah ini bertujuan melindungi kesehatan dan keselamatan peserta didik dari dampak kabut asap yang semakin tebal.
Wali Kota Padang Fadly Amran menegaskan bahwa keselamatan anak didik menjadi prioritas utama. Ia mengimbau warga untuk menghindari kegiatan luar ruang atau menggunakan masker bila terpaksa berada di luar rumah. Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Padang, Yopi Krislova, memastikan seluruh sekolah baik negeri maupun swasta menerapkan PJJ dengan efektif dari rumah masing-masing.
Dinas juga mengimbau orang tua untuk memantau aktivitas anak-anak agar tetap di dalam rumah selama masa PJJ berlangsung. Pihaknya terus melakukan koordinasi dengan instansi terkait guna memantau fluktuasi kualitas udara sebelum menentukan kebijakan pembelajaran tatap muka selanjutnya.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
JPNN.com · 8 September 2026 pukul 16.38
Kabut Asap Mengganggu Kesehatan Siswa, Sekolah di Palembang PJJ Mulai Besok
Berita terkait
Kabut Asap Karhutla Masih Pekat, Sekolah di Pontianak Daring hingga Sepekan ke Depan
Warta Ekonomi · 30 Agustus 2026 pukul 20.50
Sekolah di Palangka Raya Belajar Daring Imbas Kabut Asap Karhutla
kumparan · 30 Agustus 2026 pukul 11.58
Imbas Karhutla Mereda, Malaysia Cabut Status Darurat Kabut Asap
Warta Ekonomi · 7 September 2026 pukul 13.54
Utamakan Kesehatan Anak, Pemko Pekanbaru Berlakukan PJJ Dua Hari
kumparan · 7 September 2026 pukul 12.19