UMKM belum Optimalkan Penggunaan AI
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Pemanfaatan Artificial Intelligence (AI) di kalangan UMKM Indonesia masih rendah, dengan lebih dari 90% pelaku usaha belum mengoptimalkannya. Meskipun akses internet meningkat menjadi 72,78% pada 2024, tantangan utama kini bergeser dari sekadar akses teknologi menjadi kemampuan mengimplementasikan AI untuk efektivitas bisnis, penghematan biaya, dan peningkatan omzet.
Pemerintah melalui Menteri Perdagangan mendorong penggunaan AI untuk riset pasar, pembuatan konten, dan strategi iklan guna memperluas jangkauan pasar hingga ke level internasional. Untuk mendukung hal ini, Kementerian Komunikasi dan Digital tengah menyiapkan Peta Jalan Kecerdasan Artifisial Nasional 2026-2029 guna memastikan tata kelola AI yang etis, aman, dan bertanggung jawab bagi pelaku usaha.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Liputan6.com · 16 September 2026 pukul 15.59
AI Jadi Senjata Baru UMKM Indonesia Menembus Pasar Global
JawaPos · 16 September 2026 pukul 14.30
Komdigi: Kepercayaan Publik jadi Ujian Utama bagi Pemerintah dalam Adopsi AI
CNBC Indonesia · 16 September 2026 pukul 10.49
UMKM RI Butuh Standardisasi Demi Naik Kelas
Liputan6.com · 15 September 2026 pukul 22.00
Ini Deretan Fitur Canggih dan Paket Langganan Meta One Buat Kreator dan UMKM
Berita terkait
1.400 UMKM Dibekali Strategi Digital dan Teknologi AI
Media Indonesia · 14 September 2026 pukul 22.01
Luhut: Perlinsos Berbasis AI Meluncur Pertengahan Oktober
CNBC Indonesia · 10 September 2026 pukul 12.35
Biaya Marketplace Tembus 18%, UMKM Mulai Cari Cara Selamatkan Margin
Warta Ekonomi · 9 September 2026 pukul 20.20
Produk Lokal Sukses Kuasai Ritel Modern RI, Pemerintah Pakai Jurus Ini
CNBC Indonesia · 9 September 2026 pukul 20.00