Jakarta · Rabu, 9 September 2026Cari
WargaKonoha

Biaya Marketplace Tembus 18%, UMKM Mulai Cari Cara Selamatkan Margin

Digitalisasi UMKM di Indonesia terus berkembang, dengan sekitar 27 juta UMKM telah bergabung ke dalam ekosistem digital melalui media sosial dan marketplace pada 2026. Namun, biaya layanan yang dikenakan platform marketplace masih cukup tinggi, berada di kisaran 10%-18% per transaksi, tidak termasuk biaya promosi dan iklan. Tekanan biaya ini memaksa pelaku UMKM untuk lebih cermat mengelola margin usaha di tengah persaingan pasar digital yang semakin ketat.

Di sisi positif, kredit UMKM mencatat pertumbuhan sebesar 1,62% year on year pada Juni 2026, naik dari 1,05% pada periode sebelumnya. Kredit bank BUMN menjadi kontributor tertinggi dengan pertumbuhan 16,95% year on year. Lebih dari 64 juta UMKM juga berkontribusi lebih dari 60% terhadap PDB nasional dan menyerap hampir seluruh tenaga kerja nasional.

Untuk mendukung UMKM dalam menghadapi tantangan digitalisasi, program NEO rheumacyl Peduli UMKM diluncurkan selama tujuh tahun. Pada tahun ini, program ini menawarkan akses jual tanpa komisi selama enam bulan, serta dukungan promosi berupa voucher dan gratis ongkir melalui Tempomart.com. Inisiatif ini bertujuan membantu UMKM tidak hanya memiliki toko online, tetapi juga meningkatkan visibilitas dan menjaga margin usaha.

Peristiwa ini diliput 2 media — baca rangkuman gabungannya

Diberitakan juga oleh


Berita terkait