Jakarta · Senin, 17 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Uni Eropa Akan Bangun Pabrik Raksasa AI

Komisi Eropa mengumumkan tender untuk menghimpun dana lebih dari €30 miliar (sekitar Rp621 triliun) guna membangun tujuh pabrik raksasa AI. Dana ini bertujuan meningkatkan kemandirian komputasi Uni Eropa. Sebesar €10 miliar berasal dari UE dan negara anggota, sedangkan €20 miliar diharapkan dari investor swasta. Penggalangan dan distribusi dana akan dilakukan oleh European High Performance Computing Joint Undertaking (EuroHPC JU). Produsen chip AMD, Nvidia, dan Qualcomm telah menandatangani surat pernyataan niat untuk menyediakan chip bagi proyek ini.

Saat ini UE mengoperasikan 19 pusat data, namun masih sangat bergantung pada aktor asing untuk teknologi. Ketergantungan ini membuat UE rentan terhadap pengaruh luar, seperti tekanan ekonomi AS dan pembatasan pasokan mineral oleh Cina. UE berharap melipatgandakan kapasitas pusat data dalam lima hingga tujuh tahun untuk mandiri, meski menghadapi tantangan seperti harga energi yang lebih mahal dibanding AS dan Cina. Laporan Komisi Eropa menyebut bisnis dan otoritas publik Eropa akan terus bergantung pada penyedia AI AS jika situasi tidak berubah.

Komisi berjanji teknologi baru akan dikembangkan sesuai standar UE tentang perlindungan data, keselamatan, keamanan, dan etika, merujuk pada Undang-Undang Layanan Digital dan Undang-Undang Pasar Digital. Kekhawatiran warga mencakup hilangnya pekerjaan dan dampak lingkungan seperti konsumsi air dan listrik besar serta polusi suara. Penawaran proyek diterima hingga 12 November, dan dana mulai didistribusikan awal 2027 agar pembangunan dapat dimulai tahun itu juga.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait