Jakarta · Senin, 17 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Update BMKG: Ini Pemicu Gempa M6,5 Sulut, Dirasakan-Dinding Berbunyi

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memperbarui informasi gempa bumi yang terjadi di wilayah Sulawesi Utara. Gempa bumi dengan magnitudo M6,5 dan kedalaman 10 km ini terletak di laut, tepatnya 186 km arah barat laut Tahuna, Kepulauan Sangihe. Berdasarkan analisis mekanisme sumber, gempa ini disebabkan oleh aktivitas subduksi di Cotabato Trench dengan mekanisme pergerakan naik (thrust fault). BMKG menyatakan bahwa gempa ini tidak berpotensi tsunami.

Gempa bumi ini dirasakan dengan skala intensitas IV MMI di sejumlah wilayah seperti Kepulauan Marore, Kepulauan Sangihe, Miangas (Kepulauan Talaud), dan Kendahe (Kepulauan Sangihe). Menurut BMKG, intensitas IV MMI berarti gempa terasa oleh banyak orang di dalam rumah, gerabah pecah, jendela atau pintu berderik, dan dinding terdengar berbunyi.

Hingga pukul 11:40 WIB, BMKG mencatat dua gempa susulan (aftershock) dengan magnitudo terbesar M4,8. BMKG akan terus memantau aktivitas gempa susulan dan menyampaikan pemutakhiran informasi kepada publik. Masyarakat diimbau tetap tenang, tidak mudah percaya pada isu yang tidak resmi, dan menjauhi bangunan yang rusak akibat gempa.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait