Update BMKG: Ini Pemicu Gempa M6,5 Sulut, Dirasakan-Dinding Berbunyi
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memperbarui informasi gempa bumi yang terjadi di wilayah Sulawesi Utara. Gempa bumi dengan magnitudo M6,5 dan kedalaman 10 km ini terletak di laut, tepatnya 186 km arah barat laut Tahuna, Kepulauan Sangihe. Berdasarkan analisis mekanisme sumber, gempa ini disebabkan oleh aktivitas subduksi di Cotabato Trench dengan mekanisme pergerakan naik (thrust fault). BMKG menyatakan bahwa gempa ini tidak berpotensi tsunami.
Gempa bumi ini dirasakan dengan skala intensitas IV MMI di sejumlah wilayah seperti Kepulauan Marore, Kepulauan Sangihe, Miangas (Kepulauan Talaud), dan Kendahe (Kepulauan Sangihe). Menurut BMKG, intensitas IV MMI berarti gempa terasa oleh banyak orang di dalam rumah, gerabah pecah, jendela atau pintu berderik, dan dinding terdengar berbunyi.
Hingga pukul 11:40 WIB, BMKG mencatat dua gempa susulan (aftershock) dengan magnitudo terbesar M4,8. BMKG akan terus memantau aktivitas gempa susulan dan menyampaikan pemutakhiran informasi kepada publik. Masyarakat diimbau tetap tenang, tidak mudah percaya pada isu yang tidak resmi, dan menjauhi bangunan yang rusak akibat gempa.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
CNN Indonesia · 5 Agustus 2026 pukul 23.05
Update Gempa M5,3 Pangandaran, Guncangan Dilaporkan Terasa di Bandung
Detik.com · 5 Agustus 2026 pukul 12.51
BMKG Ungkap Pusat Gempa M 6,4 di Filipina, Ini Analisis Penyebabnya
Detik.com · 7 Agustus 2026 pukul 10.23
BMKG: Gempa Dangkal M 3,5 di Bogor Dipicu Sesar Aktif
JPNN.com · 7 Agustus 2026 pukul 07.00
Penjelasan BMKG Soal Gempa Dangkal 3,4 Magnitudo yang Mengguncang Bogor, Lengkap!
Berita terkait
Penjelasan BMKG Penyebab-Jenis Gempa Besar M6,4 Guncang Simalungun
CNBC Indonesia · 15 Agustus 2026 pukul 18.39
BMKG: 1624 Gempa Susulan Terjadi Usai Gempa M7,7 Flores NTT
CNN Indonesia · 17 Agustus 2026 pukul 14.26
Usai Gempa 7,7 Magnitudo, BNPB Catat 995 Gempa Susulan Terjadi di NTT: 46 Terasa
kumparan · 16 Agustus 2026 pukul 18.48
Sehari Tiga Gempa Besar, Termasuk NTT, BMKG Ungkap Fakta Mengejutkan
Warta Ekonomi · 16 Agustus 2026 pukul 14.20