Penjelasan BMKG Penyebab-Jenis Gempa Besar M6,4 Guncang Simalungun
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Gempa berskala M6,4 mengguncang wilayah Simalungun, Sumatra Utara pada Sabtu, 15 Agustus 2026 pukul 17.42 WIB. Gempa ini berada pada kedalaman 168 km dengan episenter di koordinat 2,91 derajat LU, 98,93 derajat BT, tepatnya 11 km tenggara Simalungun. Menurut analisis BMKG, gempa ini tidak berpotensi tsunami. Direktur Gempabumi dan Tsunami BMKG Wijayanto menjelaskan bahwa gempa ini merupakan jenis gempa menengah akibat aktivitas subduksi lempeng dengan mekanisme sesar geser turun (oblique normal fault). Berdasarkan peta tingkat guncangan (shakemap), gempa ini dirasakan hingga intensitas V MMI di Kota Tebingtinggi, Kota Kabanjahe, dan Kota Limapuluh, serta intensitas IV MMI di sejumlah wilayah seperti Pematangsiantar dan Pangururan. Hingga pukul 18.16 WIB, belum tercatat gempa susulan (aftershock).
Bagikan
Diberitakan juga oleh
CNN Indonesia · 17 Agustus 2026 pukul 14.26
BMKG: 1624 Gempa Susulan Terjadi Usai Gempa M7,7 Flores NTT
kumparan · 16 Agustus 2026 pukul 18.48
Usai Gempa 7,7 Magnitudo, BNPB Catat 995 Gempa Susulan Terjadi di NTT: 46 Terasa
Warta Ekonomi · 16 Agustus 2026 pukul 14.20
Sehari Tiga Gempa Besar, Termasuk NTT, BMKG Ungkap Fakta Mengejutkan
Media Indonesia · 16 Agustus 2026 pukul 10.56
BMKG Catat 235 Gempa Susulan di Flores NTT, Proses Peluruhan Diprediksi 3 Minggu
Berita terkait
Update BMKG: Ini Pemicu Gempa M6,5 Sulut, Dirasakan-Dinding Berbunyi
CNBC Indonesia · 5 Agustus 2026 pukul 11.58
Indonesia Diguncang 3 Gempa Dalam Sehari
CNN Indonesia · 16 Agustus 2026 pukul 10.40
Gempa di Simalungun Sumut Terasa hingga Malaysia
CNN Indonesia · 16 Agustus 2026 pukul 08.48
Gempa M7,7 Flores Picu 235 Gempa Susulan, BMKG: Butuh 3 Minggu untuk Stabil
VOI · 16 Agustus 2026 pukul 07.15