UPGRIS Perkuat Peran Dosen Ciptakan Kampus Aman dan Inklusif
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Universitas PGRI Semarang (UPGRIS) menggelar sosialisasi Pencegahan dan Penanganan Kekerasan di Perguruan Tinggi (PPKPT) untuk dosen pada Jumat, 28 Agustus 2025. Kegiatan ini bertujuan memperkuat kapasitas dosen dalam menciptakan ekosistem kampus yang aman dan inklusif. Hadirin sebagai narasumber adalah Iman Pasu Marganda Hadiarto Purba, Kepala Subdirektorat Pencegahan dan Penanganan Kekerasan dan Isu Strategis Universitas Negeri Surabaya (Unesa).
Wakil Rektor UPGRIS Agus Sutono menyatakan bahwa sosialisasi ini merupakan bagian dari komitmen kampus untuk menciptakan lingkungan yang aman, nyaman, dan ramah bagi seluruh sivitas akademika. Upaya ini selaras dengan Permendikbudristek Nomor 55 Tahun 2024 yang mengatur peran perguruan tinggi dalam mencegah dan menangani berbagai bentuk kekerasan, termasuk kekerasan seksual, fisik, psikis, dan kebijakan yang mengandung unsur kekerasan.
Agus menekankan bahwa komitmen menciptakan kampus bebas kekerasan menjadi tanggung jawab seluruh unsur di UPGRIS, termasuk Satuan Tugas (Satgas) PPKPT yang telah memiliki mekanisme untuk menangani laporan atau dugaan kekerasan sesuai dengan tingkat pelanggarannya.
Bagikan
Berita terkait
Expo KKN UPGRIS, Tampilkan Produk UMKM dan Kesenian Rakyat Semarang
JPNN.com · 26 Agustus 2026 pukul 13.00
35 Hari KKN, 1.130 Mahasiswa UPGRIS Jadi Agen Antinarkoba
JPNN.com · 29 Juli 2026 pukul 19.33
Kasus Korupsi di Unsoed Pintu Masuk Audit Menyeluruh PTN
JawaPos · 28 Agustus 2026 pukul 17.30
KPK Geledah Kantor Dinas Pendidikan Pemkab Bogor, Sita Dokumen Pengadaan
JawaPos · 28 Agustus 2026 pukul 17.30