UPN Veteran Jatim Latih Petani Bawang Merah Kurangi Biaya Produksi dengan Green Farming
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Tim Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) UPN Veteran Jawa Timur menggelar pelatihan untuk 15 petani bawang merah di Desa Sumbersuko, Dringu, Probolinggo pada Rabu (22/7). Pelatihan ini bertujuan menerapkan Integrated Green Farming System (IGFS), pendekatan pertanian terpadu yang ramah lingkungan berbasis konsep FAO. IGFS mengintegrasikan berbagai komponen usaha tani dan memanfaatkan limbah pertanian kembali sebagai sumber daya produksi sehingga input pertanian menjadi lebih efisien.
Selain konsep IGFS, peserta juga dilatih membuat pupuk organik dan pestisida nabati dari bahan alami yang mudah ditemukan di sekitar. Penggunaan bahan organik ini dinilai mampu menjaga kesuburan tanah, mengurangi ketergantungan terhadap bahan kimia sintetis, serta menjaga keseimbangan ekosistem pertanian. Desa Sumbersuko merupakan salah satu sentra produksi bawang merah di Kabupaten Probolinggo, dengan sebagian besar warganya bergantung pada sektor pertanian.
Bagikan
Berita terkait
Pertamina Energi Terbarukan Dorong Produktivitas Petani di Lereng Bandung
kumparan · 24 September 2026 pukul 12.31
Brebes Sumbang 20% Produksi Bawang Merah Nasional, Kini Ekspor ke Thailand
Detik.com · 13 September 2026 pukul 12.42
Petrokimia Gresik Genjot Bawang Merah Nganjuk, Produktivitas Naik hingga 12%
Warta Ekonomi · 9 September 2026 pukul 18.06
Pestani Bawang Merah Nyawiji Dongkrak Produksi Bawang Merah Unggulan Nganjuk
Media Indonesia · 9 September 2026 pukul 14.25