UPN Veteran Jatim Latih Petani Bawang Merah Kurangi Biaya Produksi dengan Green Farming
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Tim Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) UPN Veteran Jawa Timur menggelar pelatihan untuk 15 petani bawang merah di Desa Sumbersuko, Dringu, Probolinggo pada Rabu (22/7). Pelatihan ini bertujuan menerapkan Integrated Green Farming System (IGFS), pendekatan pertanian terpadu yang ramah lingkungan berbasis konsep FAO. IGFS mengintegrasikan berbagai komponen usaha tani dan memanfaatkan limbah pertanian kembali sebagai sumber daya produksi sehingga input pertanian menjadi lebih efisien.
Selain konsep IGFS, peserta juga dilatih membuat pupuk organik dan pestisida nabati dari bahan alami yang mudah ditemukan di sekitar. Penggunaan bahan organik ini dinilai mampu menjaga kesuburan tanah, mengurangi ketergantungan terhadap bahan kimia sintetis, serta menjaga keseimbangan ekosistem pertanian. Desa Sumbersuko merupakan salah satu sentra produksi bawang merah di Kabupaten Probolinggo, dengan sebagian besar warganya bergantung pada sektor pertanian.
Bagikan
Berita terkait
Video: Ini Cara Pupuk Hayati Bantu Petani Genjot Produksi Padi -Jagung
CNBC Indonesia · 3 Agustus 2026 pukul 17.08
Video: Gak Cuma Untuk Padi, Pupuk Hayati Bantu Produksi Sawit Naik 30%
CNBC Indonesia · 3 Agustus 2026 pukul 13.01
Unik! Upacara HUT ke-81 RI di Semarang Berbahasa Jawa, Warga Tampil ala Petani
JPNN.com · 17 Agustus 2026 pukul 19.34
HUT ke-81 RI, Sekolah di Brebes Gelar Lomba Makan Sate Bawang Merah
Media Indonesia · 17 Agustus 2026 pukul 17.50