Usai Dugaan Keracunan, Ponpes Manbaul Hikam Usul Pengelolaan MBG Dilakukan Mandiri
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Setelah dugaan keracunan makanan di Ponpes Manbaul Hikam, Sidoarjo, KH Abdul Wahid Harun mengusulkan agar pengelolaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) dilakukan secara mandiri oleh pondok pesantren. Usulan ini disampaikan setelah menerima kunjungan staf khusus kepresidenan yang bertujuan memantau kondisi santri. KH Abdul Wahid Harun menyampaikan harapannya agar kejadian serupa tidak terulang dan program yang memiliki tujuan baik tidak ternoda akibat kelalaian proses. Dalam perbincangan dengan staf Wakil Presiden, muncul gagasan agar sistem penyaluran makanan diubah sehingga pengadaan hingga penyajian dilakukan langsung oleh pihak pondok. Ide ini terinspirasi dari sistem yang diterapkan di Malaysia dan Singapura, di mana dana disalurkan kepada lembaga, sementara proses pengelolaan makanan dilakukan secara internal. Dengan demikian, makanan tidak lagi diserahkan dari luar, melainkan dikelola sendiri oleh pondok pesantren.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
CNN Indonesia · 4 September 2026 pukul 23.02
Kasus Dugaan Keracunan MBG di Toraja Bertambah, Total Jadi 173 Siswa
Warta Ekonomi · 4 September 2026 pukul 22.23
Keracunan MBG Kembali Merebak, Dapur Berbasis Sekolah Mulai Dipertimbangkan Lagi
CNN Indonesia · 4 September 2026 pukul 19.53
Zulhas Ancam Pecat Pegawai Dapur MBG yang Tak Becus Urus Makanan
Warta Ekonomi · 4 September 2026 pukul 18.32
Sehari Usai Prabowo Banggakan Program MBG di Depan Pak Putin, Media Rusia Beritakan 800 Siswa Keracuanan MBG
Berita terkait
Tidak Ada Korban Meninggal, Ratusan Korban Keracunan MBG Dirawat di 3 Rumah Sakit
JPNN.com · 2 September 2026 pukul 08.33
Kabar Terbaru dari BGN Soal Korban Dugaan Keracunan Makanan MBG di Sidoarjo
JPNN.com · 4 September 2026 pukul 22.30
Kasus Keracunan MBG Terbaru Pekan Ini Menunjukkan 'Kegagalan Sistem'
JPNN.com · 4 September 2026 pukul 22.11
Saidiman Ahmad: 40 Ribu Anak Diracun MBG, DPR Harus Panggil Prabowo!
Warta Ekonomi · 4 September 2026 pukul 18.25