Usia 80 Tahun, Presiden Brasil Maju Nyapres 4 Periode
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Luiz Inacio Lula da Silva, presiden Brasil berusia 80 tahun, mengumumkan pencalonannya untuk masa jabatan keempat dalam pemilu Oktober mendatang. Ia menegaskan kondisi fisiknya prima berkat rutinitas olahraga dan menyatakan ini akan menjadi periode terakhirnya. Pengumuman dilakukan pada 2 Agustus 2026 di konvensi Partai Pekerja di Sao Paulo, di tengah tekanan dari pemerintahan Presiden AS Donald Trump.
Sebagai tokoh sayap kiri Amerika Latin, Lula menghadapi perselisihan perdagangan dan diplomatik dengan AS. Dalam pidatonya, ia menekankan pentingnya melindungi kedaulatan Brasil dari ancaman luar dan menyerukan peningkatan investasi pertahanan. Lula sebelumnya sempat dipenjara atas kasus korupsi yang kemudian dibatalkan, dan melakukan comeback politik saat kembali berkuasa tiga tahun lalu.
Menurut konstitusi Brasil, presiden dapat menjabat dua periode berturut-turut, lalu dapat mencalonkan diri lagi setelah jeda tanpa batasan periode. Lula mengatakan setelah masa jabatan keempat, ia dan istrinya berencana berlibur dan fokus pada hubungan pribadi. Dalam pemilu mendatang, ia akan berhadapan dengan Flavio Bolsonaro, putra mantan Presiden Jair Bolsonaro yang bersekutu dengan Trump.
Bagikan
Berita terkait
Donald Trump Ancam Serang Oman
JPNN.com · 17 Agustus 2026 pukul 22.07
Ejek Trump, Iran: Selat Hormuz Tak Bisa Direbut dengan Ciutan dan Pidato Kampanye
SINDOnews · 17 Agustus 2026 pukul 21.35
Iklan Kampanye Netanyahu Pajang Zohran Mamdani dengan Pemimpin Iran dan Hizbullah
Media Indonesia · 17 Agustus 2026 pukul 20.52
Iran dan Oman Lanjutkan Perundingan Selat Hormuz
Media Indonesia · 17 Agustus 2026 pukul 19.14