Jakarta · Senin, 28 September 2026Cari
WargaKonoha

Top 3: Meneropong Arah Rupiah di Tengah Sentimen Geopolitik

Rupiah diprediksi melemah ke kisaran Rp 18.150-Rp 18.200 per USD pada pekan depan. Faktor utama: penguatan indeks dolar AS (100,10-102,20) dan tekanan geopolitik global. Harga minyak WTI diperkirakan tinggi (US$ 87,60-US$ 100,10 per barel) menambah beban terhadap rupiah. Jika tekanan mereda, rupiah masih berpotensi menguat hingga Rp 17.800 per USD.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait