Video: Bos Bio Farma dan Strategi Reformasi BUMN Farmasi Era Danantara
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Bio Farma sebagai induk holding BUMN farmasi melakukan transformasi bisnis dan restrukturisasi keuangan untuk memperkuat fundamental dan kemandirian industri farmasi nasional. Strategi ini mencakup pruning produk tidak efisien, restrukturisasi perusahaan, serta injeksi pembiayaan. Bio Farma baru saja meluncurkan Bio-TCV (vaksin tifoid konjugat) hasil kerjasama dengan International Vaccine Institute (IVI). Pengembangan lanjutan meliputi vaksin rotavirus (diproduksi dalam negeri pada 2027), vaksin HPV untuk eliminasi kanker serviks, serta vaksin hepatitis dewasa. R&D membutuhkan waktu 7 tahun dan didukung kerjasama dengan universitas, partner global, serta perusahaan riset. Bio Farma berkembangkan vaksin untuk ketahanan nasional sekaligus membuka peluang ekspor ke 150 negara, termasuk vaksin polio bersama UNICEF.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
JPNN.com · 7 September 2026 pukul 00.10
Bio-RV, Vaksin Kolaborasi Bio Farma dan MCRI Peroleh Izin Edar dari BPOM RI
Berita terkait
Video: Vaksin RI Mendunia, Bio Farma Ekspor Vaksin Polio ke 150 Negara
CNBC Indonesia · 7 September 2026 pukul 12.52
Bos Bio Farma Buka-bukaan Soal Transformasi dan Pengembangan Bisnis
CNBC Indonesia · 7 September 2026 pukul 12.21
Bio-RV Bio Farma Kantongi Izin Edar BPOM untuk Vaksin Rotavirus Neonatal
Warta Ekonomi · 4 September 2026 pukul 15.45
Video: Dony Oskario dan Putar Otak Danantara Atasi Masalah BUMN Farmasi
CNBC Indonesia · 27 Agustus 2026 pukul 12.18