Video: Danantara Sukses Pangkas Kerugian Rp 50 Triliun Dari 52% BUMN
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara ditugaskan menjadi motor pertumbuhan ekonomi Indonesia melalui dua pilar utama: Danantara Asset Management sebagai konsolidator BUMN, dan Danantara Investment Management sebagai pengembang dana investasi. Dony Oskaria, COO BPI Danantara, menyampaikan bahwa dari 1.074 perusahaan BUMN yang direview, 52% mengalami kerugian dan inefisiensi sebesar Rp 50 triliun per tahun. Untuk mengatasi ini, Danantara menerapkan empat langkah: likuidasi, divestasi, konsolidasi, dan restrukturisasi. Target akhir tahun 2026, BUMN yang tersisa akan berjumlah 254 perusahaan yang solid dan menguntungkan. Reformasi ini menjadi bagian dari upaya resmikan BPI Danantara oleh Presiden Prabowo Subianto pada 24 Februari 2025.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Detik.com · 25 Agustus 2026 pukul 22.13
Prabowo Puji Kinerja Danantara: Pimpinannya Pantas Dapat Bintang Kehormatan
Media Indonesia · 25 Agustus 2026 pukul 17.44
Kinerja Danantara Dipuji Prabowo, BUMN Mulai Untung
kumparan · 25 Agustus 2026 pukul 17.05
Prabowo Klaim Kinerja Danantara Membanggakan: Pantas Dapat Bintang dari Negara
Warta Ekonomi · 26 Agustus 2026 pukul 16.44
IHSG Anjlok 1,48% ke Level 6.405,68, Tekanan Jual Mendominasi
Berita terkait
Video: Danantara Merger 5 BUMN Aset Manajemen dan 23 Kawasan Industri
CNBC Indonesia · 26 Agustus 2026 pukul 15.49
Presiden Apresiasi Danantara, Transformasi BUMN Mulai Tunjukkan Hasil
CNN Indonesia · 14 Agustus 2026 pukul 17.04
Danantara Kasih Bukti Kinerja, Ubah Pesimisme Jadi Optimisme
CNBC Indonesia · 14 Agustus 2026 pukul 16.52
Siap-Siap, Danantara Bakal Pangkas 652 Entitas BUMN
Liputan6.com · 8 Agustus 2026 pukul 18.30