Video: Ekspansi Kapal Perang Buatan RI, Siap Ekspor ke Filipina - UEA
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Jakarta, CNBC Indonesia — Direktur Utama PT PAL Indonesia, Kaharuddin Djenod, menyatakan perusahaan memperkuat industri kapal nasional melalui kerja sama dengan Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) serta perguruan tinggi. Riset dari Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) dan Universitas Hasanuddin digunakan dalam desain dan pengembangan teknologi produksi kapal. Upaya ini bertujuan meningkatkan kapasitas produksi kapal nasional.
PT PAL juga mendorong peningkatan kapasitas sumber daya manusia (SDM) perkapalan, termasuk mengembangkan talenta lokal agar mampu berkarya mengembangkan industri kapal dalam negeri. Selain memenuhi kebutuhan domestik, perusahaan memproduksi kapal untuk pesanan pasar ekspor, antara lain Filipina dan Uni Emirat Arab. Untuk itu, PT PAL terus melakukan konsolidasi industri kapal dalam negeri demi mendorong produksi industri kapal nasional.
Strategi tersebut disampaikan Kaharuddin Djenod dalam dialog bersama CNBC Indonesia dalam program Manufacture Check. Ia memastikan langkah ini menjadi bagian dari upaya memperkuat industri perkapalan nasional. Pernyataan ini disampaikan dalam dialog yang berlangsung pada Senin, 03/08/2026.
Bagikan
Berita terkait
Video: Gak Cuma Buat Kapal Perang, PT PAL Siap Pasok Kapal Penumpag
CNBC Indonesia · 8 Agustus 2026 pukul 11.00
Penjualan Kendaraan Energi Baru China Tembus 60 Persen pada Juli
VOI · 17 Agustus 2026 pukul 00.05
BRIN Siapkan Pesawat N219 dan Versi Amfibi untuk Ambulans Terbang
CNN Indonesia · 16 Agustus 2026 pukul 23.29
Tembus Pasar Internasional, Holding UMKM Perkebunan Lepas Ekspor Lada Putih Rp2,86 Miliar
Warta Ekonomi · 16 Agustus 2026 pukul 21.00