Video: Kembangkan Hub Energi, KEK Palu Gaet Investor China - Eropa
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Palu sedang dikembangkan sebagai ekosistem untuk Battery Energy Storage System (BESS) Gigafactory dan hub Liquified Natural Gas (LNG). Direktur Utama BUPP KEK Palu, Sony Panukma Widianto, menyatakan optimisme bahwa Palu akan menjadi pusat hilirisasi mineral dan energi bersih di Indonesia Timur yang berorientasi ekspor. Pengembangan ini bertujuan memperkuat pasokan energi dan mendukung transisi energi global.
KEK Palu menerapkan strategi pendekatan klaster rantai pasok untuk menarik industri downstream, memetakan rantai pasok tenant terkait agar dapat masuk ke kawasan ini. Selain itu, KEK Palu terus memperkuat infrastruktur dan layanan yang dibutuhkan investor. Target investor mencakup dari dalam negeri dan luar negeri seperti China, Jepang, Eropa, serta Timur Tengah. Pengembangan ini diharapkan dapat menggerakkan ekonomi lokal dan membuka lapangan kerja bagi masyarakat sekitar.
Bagikan
Berita terkait
PT Geo Dipa Energi Siap Bangun Pembangkit Listrik Geothermar Berkapasitas 965 MW
JPNN.com · 2 Oktober 2026 pukul 14.37
Geo Dipa Mau Terbitkan Obligasi Akhir 2027, Ini Bocorannya
CNBC Indonesia · 2 Oktober 2026 pukul 14.15
DPR Sebut PLTN Bisa Jadi Solusi Pasokan Energi Bersih untuk Data Center
Warta Ekonomi · 1 Oktober 2026 pukul 15.03
AKRA Siapkan Proyek FSRU US$319,69 Juta, Target Operasi Semester II-2029
Warta Ekonomi · 8 September 2026 pukul 11.25