Viral Patahan Aktif di Surabaya, Pakar ITS Minta Warga Tak Panik
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Pakar geologi Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Dr Ir Amien Widodo mengimbau masyarakat Surabaya tidak panik menyikapi informasi patahan aktif yang viral di media sosial. Menurutnya, status aktif suatu patahan harus didasarkan pada penelitian dan bukti ilmiah, bukan sekadar spekulasi. Keberadaan patahan di wilayah Surabaya memang telah menjadi bagian dari studi geologi sebelumnya.
Amien menjelaskan bahwa ITS bersama Pusat Survei Geologi, Badan Geologi, dan Kementerian ESDM pernah melakukan penelitian mengenai peta patahan di Jawa Timur yang dipublikasikan pada 2024. Hasil penelitian tersebut mengidentifikasi dua patahan utama: Patahan Surabaya dan Patahan Waru. Kedua patahan ini memiliki potensi aktif dan pernah mengalami pergerakan, sejalan dengan peta patahan nasional yang disusun Pusgen pada 2024.
Namun, Amien menegaskan bahwa keberadaan patahan tidak otomatis berarti patahan tersebut aktif. Status aktif hanya dapat ditentukan melalui analisis mendalam dan bukti geofisika yang valid. Masyarakat diharapkan tetap tenang dan mendapatkan informasi dari sumber resmi terkait keadaan geologi setempat.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Media Indonesia · 10 September 2026 pukul 18.51
Minta Warga tak Panik soal Sesar Surabaya, Pakar Geologi ITS: Belum Terverifikasi Aktif
Berita terkait
Viral Sesar Aktif Baru Surabaya-Madura, Warga Diimbau Bijak Terima Informasi
JPNN.com · 10 September 2026 pukul 16.40
Gempa Flores 1992 Lebih Mematikan Dibandingkan 2026, Ini Alasannya
CNBC Indonesia · 25 Agustus 2026 pukul 10.45
BMKG Catat 1.598 Gempa Susulan di NTT, Terbesar 6,2 Magnitudo
kumparan · 17 Agustus 2026 pukul 08.27
Gempa Simalungun M6,4 Terasa hingga Padang
CNN Indonesia · 15 Agustus 2026 pukul 19.42