Viral Video Demo, Meutya Hafid: Hoaks, Masyarakat Jangan Terprovokasi
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Jelang HUT RI ke-81, media sosial diguyur video demonstrasi yang viral dan menimbulkan kekhawatiran publik. Video-video tersebut beredar tanpa keterangan waktu, lokasi, maupun konteks yang jelas, menciptakan kesan seolah aksi besar terjadi di banyak daerah.
Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Hafid mengidentifikasi tiga pola penyebaran hoaks terkait demonstrasi. Pola pertama: konten palsu sepenuhnya yang dibuat seolah nyata. Pola kedua: video demonstrasi lama yang diunggah ulang tanpa konteks waktu, menimbulkan kesan peristiwa baru. Pola ketiga: rekaman demonstrasi dari negara lain yang diklaim terjadi di Indonesia. Meutya menegaskan adanya ketiga pola tersebut dalam pernyataan pada Kamis, 6 Agustus 2026.
Menyikapi fenomena serupa, Menko Polkam juga memastikan situasi nasional tetap kondusif dan mengimbau masyarakat untuk tidak terprovokasi oleh informasi yang belum diverifikasi. Pemerintah terus melakukan edukasi literasi digital guna menekan penyebaran hoaks di masa mendatang.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
JPNN.com · 5 Agustus 2026 pukul 17.00
Ungkit Penegakan Hukum, Menko Polkam Cap Hoaks Konten Soal Demonstrasi Belakangan Ini
CNN Indonesia · 5 Agustus 2026 pukul 15.47
Kapolri Pastikan Tindak Pelaku Penyebaran Hoaks Demo
Detik.com · 5 Agustus 2026 pukul 15.08
Menko Polkam Tegaskan Video Demo Ricuh di Medsos Hoax: Kami Akan Tindak Tegas
CNN Indonesia · 5 Agustus 2026 pukul 14.52
Menko Polkam soal Video Demo di Medsos: Hoaks, Terjadi Pada Masa Lalu
Berita terkait
Video Demo Lama Viral Lagi, Hati-hati Penggiringan Opini
Detik.com · 11 Agustus 2026 pukul 13.03
Pimpinan Komisi XIII Duga Ada Dalang di Balik Konten Hoaks Demonstrasi
JPNN.com · 10 Agustus 2026 pukul 15.10
Ramai Isu Ancaman Jelang HUT RI, Sahroni: Jangan Menakut-nakuti Masyarakat
Liputan6.com · 4 Agustus 2026 pukul 14.27
Konten Misleading Dinilai Lebih Berbahaya daripada Hoaks, Ini Alasannya
JPNN.com · 14 Agustus 2026 pukul 11.00