Waduh, BBM Langka di Sejumlah Daerah
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Pemerintah berupaya memulihkan pasokan BBM yang mengalami kelangkaan di sejumlah wilayah seperti Jawa, Sumatra, dan Sulawesi Selatan. Menurut Fabby Tumiwa, CEO Institute for Essential Services Reform (IESR), pemulihan pasokan perlu selesai dalam 7 hingga 10 hari ke depan. Kelangkaan BBM ini berdampak signifikan pada berbagai sektor, termasuk pekerja harian, pengemudi angkutan dan ojek, nelayan, petani, pelaku usaha mikro, hingga distribusi pangan. Fabby menyatakan bahwa situasi ini menunjukkan bahwa penilaian ketahanan energi Indonesia masih berada di atas kertas dan belum didukung oleh kemampuan membangun cadangan energi serta memperkuat manajemen logistik. Di beberapa daerah, warga mengantre panjang di SPBU untuk mendapatkan BBM, bahkan di Sulawesi Selatan diterapkan sistem pengisian dengan metode ganjil-genap. Fabby juga menyoroti bahwa gangguan pasokan BBM berpotensi meningkatkan biaya transportasi dan distribusi, sekaligus menekan daya beli masyarakat. Oleh karena itu, Presiden Prabowo Subianto diharapkan mengevaluasi kinerja kementerian dan lembaga terkait serta protokol krisis energi secara menyeluruh.
Bagikan
Berita terkait
Said Didu: Kelangkaan BBM, Tapi Prabowo Justru Puji Bahlil
Warta Ekonomi · 7 September 2026 pukul 09.50
Sungai Mahakam Kering Jadi Perhatian Khusus Kementerian PU
kumparan · 3 September 2026 pukul 18.09
BNPP RI Bahas Koridor Distribusi BBM Indonesia–Papua Nugini melalui PLBN Yetetkun
Media Indonesia · 30 Agustus 2026 pukul 19.48
Prabowo Tunda Kunjungan ke NTT, Susi Pudjiastuti: Pejabat Jangan Jadi Penghambat Logistik
Warta Ekonomi · 27 Agustus 2026 pukul 09.40