Jakarta · Minggu, 20 September 2026Cari
WargaKonoha

Waka MPR: Jangan Biarkan Taman Bacaan Masyarakat Mati Perlahan

Wakil Ketua MPR RI Lestari Moerdijat mendesak penguatan Taman Bacaan Masyarakat (TBM) secara konsisten agar tidak 'mati perlahan' akibat minimnya buku dan dukungan operasional. Menurutnya, TBM bukan sekadar tempat penyimpanan buku, tetapi infrastruktur literasi penting yang membuka ruang belajar, terutama bagi masyarakat yang belum terjangkau perpustakaan. Ia meminta negara dan seluruh pemangku kepentingan turun tangan memastikan keberlangsungan TBM yang selama ini dikelola swadaya oleh masyarakat.

Survei terhadap 172 pengelola TBM di 27 provinsi, yang diterbitkan dalam ASPIRASI: Publikasi Hasil Pengabdian dan Kegiatan Masyarakat, menunjukkan 49% TBM memiliki lebih dari 30 pembaca anak, dan 39% memiliki 30-60 pembaca remaja dan dewasa. Meski minat masyarakat tinggi, 58% TBM menilai koleksi buku belum memadai, hanya 18% yang menyatakan koleksi cukup. Lestari menilai kesenjangan ini harus segera diatasi dengan kebijakan terencana.

Lestari mendorong pemerintah pusat dan daerah membangun skema dukungan berkelanjutan, termasuk pengadaan buku, peningkatan kapasitas pengelola, penyediaan ruang layak, dan program literasi sesuai kebutuhan lokal. Ia juga meminta keterlibatan dunia usaha, penerbit, perguruan tinggi, dan komunitas. Selain itu, ia mengusulkan evaluasi kebijakan fiskal yang meningkatkan biaya buku agar harganya lebih terjangkau.

Berita terkait